AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan mengungkapkan kriteria yang pantas untuk menjadi pendampingya di pemilu 2024 mendatang.
Sebagai calon Presiden, Anies Baswedan tentu memiliki kriteria sendiri untuk menentukan siapa yang akan menjadi cawapresnya nanti.
Dilansir dari YouTube tvOneNews pada Jumat, 21 Juli 2023, bacapres Anies Baswedan membocorkan kriteria cawapresnya ketika menghadiri acara Indonesia Data dan Economic Conference.
Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Paling Dicari oleh Perusahaan Bonafit, Tunjangan dan Masa Depan Terjamin
Eks Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan bahwa kriteria yang akan menjadi pendampingnya haruslah siap menghadapi segala tantangan.
Tak hanya itu, rekam jejak dari calon pendampingnya juga tentu akan dilihat.
“Berarti harus siap untuk menghadapi segala macam tantangan, kemudian rekamnya akan dilihat lengkap, semua hal-hal yang menyangkut dengan kebijakan, langkah yang harus dikerjakan juga pasti akan dilihat.” ujarnya.
Menurutnya hal tersebut perlu dipenuhi sebagai kriteria yang akan menjadi pendampingnya.
Baca Juga: Disbud DIY Kecam Pernikahan Anjing Pakai Adat Jawa, Pemilik Anjing Akhirnya Minta Maaf
“Sehingga saya melihat itu menjadi salah satu faktor yang membuat ketika berbicara tentang kriteria ikut menentukan,” kata Anies.
“kalau bersamasalah kan masalahnya menjadi beban bagi yang bersangkutan,” lanjutnya.
Dalam acara yang dihadiri Anies, ada juga Menteri Perekenomian Airlangga Hartanto, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ganjar Pranowo yang turut hadir.
Sementara itu, dilansir dari YouTube Kompastv pada sebelumnya Herzaky Mahendra Putra, Koordinator Jubir Partai Demokrat sempat mengatakan bahwa harapannya deklarasi bacawapres dari koalisi perubahan segera diumumkan.
“Waktunya kita tunggu momentum yang pas tapi tentu harapan kita tidak akan lama,” katanya.
Namun Herzaky juga menjelaskan bahwa pendeklarasoan bacawapres Anies masih tinggal menunggu waktu.
“ini sudah sebentar lagi tinggal menunggu waktu saja kita bisa bicara karena bagaimanapun ini waktu sudah kurang dari delapan bulan kita ingin bisa ngegas,” ujarnya.
“Mas Anies sendiri sudah menyampaikan jadi komunikasi intens, Mas Anies, Mas AHY dan Ketum-ketum lain,” lanjutnya.***