News

Miris! Kepala Sekolah Menangis Ketika Tidak Mendapatkan Satu pun Murid Baru, Begini Nasib Sekolahnya

Oleh: Awit Wiarni Rabu 19 Jul 2023, 13:00 WIB
Miris! Kepala Sekolah Menangis Ketika Tidak Mendapatkan Satu pun Murid Baru, Begini Nasib Sekolahnya

AYOJAKARTA.COM – Memasuki tahun ajaran baru pendidikan, sekolah-sekolah semangat dalam menyambut siswa-siswi baru.

Namun berbeda dengan SD Negeri 3 Babadan yang yang memiliki nasib berbeda dengan sekolah-sekolah kebanyakan.

SD Negeri 3 Babadan di Ponorogo, Jawa Timur ini tidak mendapatkan satu pun murid baru untuk menduduki kelas 1.

Baca Juga: Cara agar WhatsApp Terlihat Offline yang Ternyata Gampang Banget, Cukup Ubah Pengaturan Ini

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (19/7/2023), Kepala Sekolah SD Negeri 3 Babadan Evif Darmawanti tak kuasa menahan air mata ketika mengetahui bahwa sekolah yang ia pimpin tidak mendapatkan murid baru.

Hal ini bisa terjadi karena anak-anak lulusan TK di daerah tersebut dangat sedikit sedangkan masih ada 2 SD Negeri lagi di Babadan.

Padalah SD Negeri 3 Babadan ini merupakan sekolah yang memiliki banyak prestasi, namun hal tersebut tidak bisa membantu sekolah ini untuk mendapatkan murid baru karena jumlah anak dengan usia masuk SD pada tahun ini sangat sedikit.

Informasi tersebut disampaikan oleh Evif Darmawanti sambil menahan air mata. Ia menjelaskan bahwa SD N 3 Babadan harus bersaing dengan SD lainnya untuk mendapatkan murid baru sedangkan jumlah penduduk pada daerah tersebut sangat terbatas.

Baca Juga: Apa Arti Sayur Gotong Royong di MPLS? Ini Jawabannya Beserta 20 Teka-teki Lainnya

“Anaknya itu sedikit, terus area kita juga terbatas. Apalagi di satu jalan ini kan ada dua sekolah juga, kemudian penduduknya juga sedikit,” ujar Evif Darmawanti.

Kepala Sekolah SD Negeri 3 Babadan mengaku sudah mengetahui hal ini akan terjadi. Karena dari awal tahun 2023, pihak sekolah SD Negeri 3 Babadan sudah menghitung jumlah lulusan TK di daerah tersebut yang akan masuk ke Sekolah Dasar.

Menurut perhitungan jumlah anak lulusan TK tidak akan cukup untuk seluruh SD di daerah Babadan karena hanya terdapat saju TK saja.

“Memang kita sejak awal tahun itu sudah memprediksi bahwa untuk tahun ini ya seperti ini ya karena kita sudah menghitung, Tknya kan hanya satu,” ungkap Evif Darmawanti.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Punya Kepribadian Cantik dan Mudah Dicintai Banyak Orang

Nyatanya SD yang tidak mendapatkan murid baru tidak hanya SD Negeri 3 Babadan saja tetapi ada 5 SD di Ponorogo yang tidak mendapatkan murid baru.

Saat ini ruang kelas 1 di SD Negeri 3 Babadan akan digunakan untuk ruang perpustakaan agar ruang tersebut tidak terbengkalai.

Sedangkan untuk kegiatan belajar mengajar kelas 2 hingga kelas 6 akan berlangsung seperti biasa.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil