AYOJAKARTA.COM – Setiap memasuki tahun ajaran baru, pelajar akan diperkenalkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS.
Istilah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS juga terkadang disebut dengan istilah Masa Orientasi Siswa atau Peserta Didik Baru.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS biasanya diterapkan bagi siswa baru yang memasuki jenjang pendidikan SMP dan SMA.
Selama masa MPLS, setiap siswa juga biasanya diberikan kesempatan untuk mengenali nama teman-temannya melalui name tag atau tanda pengenal.
Saat membuat name tag, biasanya OSIS yang berperan sebagai pelaksana MPLS akan menetapkan sejumlah peraturan.
Baca Juga: Arti Keju Berputar Teka-teki MPLS, Ternyata Jajanan Warung Ini
Selain mencangkup logo sekolah, foto siswa, nama siswa, kelompok atau grup tertentu terkadang juga ditambahkan dengan nama-nama tertentu.
Untuk membuat nametag yang sesuai dengan ketentuan Kakak Pembimbing atau OSIS, langkah-langkah berikut perlu dilakukan.
Pertama, siapkan perlengkapan yang dibutuhkan seperti material dasar nametag yang bisa terbuat dari karton, kardus, atau ketentuan dari sekolah.
Siapkan pula alat-alat lain seperti foto diri siswa dengan ukuran yang telah ditentukan, alat potong seperti gunting, lem, penggaris serta tali.
Untuk tali pada nametag, biasanya setiap kelompok atau grup memiliki perbedaan dalam hal warna atau motif tertentu.
Kedua, buatlah ukuran nametag MPLS yang sesuai dan tidak menyalahi peraturan sekolah atau arahan dari Kakak OSIS.
Apabila dari Kakak OSIS dimita untuk membuat name tag dari bahan karton warna biru, dengan tali hijau maka calon siswa perlu mengikuti arahan tersebut.
Ketiga, pastikan ukuran saat membuat nametag juga sudah sesuai dengan ketentuan yang diberikan pihak sekolah maupun OSIS.
Bila nametag diharuskan berukuran Panjang 30 sentimeter dengan lebar 15 senti, maka calon siswa perlu mentaati ukuran yang dimaksud.
Keempat, penempatan layout atau tata letak dari name tag di setiap sekolah biasanya juga berbeda; sehingga hal tersebut juga wajib diperhatikan.
Setelah jenis material, ukuran, layout nama, foto atau logo telah diketahui dengan pasti langkah selanjutnya adalah membuat name tag.
Proses pembuatan nametag dimulai dengan menuliskan atau mengisi seluruh permukaan nametag dengan informasi mengenai siswa.
Kelima, saat menulis identitas pada permukaan nametag ukuran tulisan juga sudah diperhatikan agar terlihat lebih rapi dan mudah terbaca.
Keenam, apabila perlu dilakukan laminating, proses pembolongan name tag untuk pengait tali dilakukan di akhir tahapan.
Pada bagian atas nametag beri lubang untuk selanjutnya dikaitkan tali sesuai dengan ketentuan Kakak OSIS.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Senin, 10 Juli 2023 dari kanal Youtube Lampahing Ati.