News

Ridwan Kamil Dirayu jadi Bacawapres Pendamping Ganjar Pranowo, Ini Tanggapan Petinggi Partai Golkar dan PPP

Oleh: Karseno AJ Minggu 02 Jul 2023, 13:57 WIB
Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM - Sebagaimana capres lainnya, nama cawapres pendamping Ganjar Pranowo juga masih menjadi pertanyaan publik.

Meski sejumlah nama bacawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo sempat mencuat ke permukaan, namun pernyataan resmi belum juga terjadi hingga saat ini.

Ditengah misteri nama cawapres untuk Ganjar Pranowo, nama Ridwan Kamil mendadak jadi perhatian publik.  

Baca Juga: Menghadiri Undangan Kerajaan Arab Saudi, Ini yang Dilakukan Anies Baswedan dan Ganjar untuk Jamaah Haji

Hal tersebut terjadi usai Gubernur Jawa Barat tersebut sempat mendapat “rayuan” dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melalui sebuah pantun.  

“Bung Emil memang kaya prestasi, memajukan Jabar penuh karya seni, Pemilu akan digelar beberapa bulan lagi, bacawapres Pak Ganjar ternyata ada disini,”

Merayu Ridwan Kamil yang merupakan kader Partai Golkar tentu saja bisa berbuah dilema, pasalnya PPP sudah lebih dahulu merapat ke PDIP.

Baca Juga: Bagaimana Anies Baswedan Bisa Diundang Raja Salman tapi Ganjar Tidak? Dubes Arab Saudi Beri Penjelasan Ini

Dan sebagaimana diketahui publik, PPP yang mendukung PDIP sudah lebih dahulu mengajukan nama Sandiaga Uno sebagai cawapres pendamping Ganjar.

Sehubungan dengan viralnya rayuan Sekjen PDIP kepada Ridwan Kamil tersebut, sejumlah tokoh nasional memberi tanggapan.

Menurut Ahmad Doli Kurnia yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, pantun bukanlah bahasa resmi dalam politik.

Baca Juga: Yusuf Mansur Ungkap Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Seperti ‘Dikerangkeng’ Saat Ibadah Haji, Ada Apa?

Sehingga rayuan Sekjen PDIP melalui pantun terhadap kadernya tidak lebih dari sebuah bentuk sikap santun dalam berbasa-basi.

Pantun yang dibacakan Sekjen PDIP dilakukan di wilayah Jawa Barat, menurut Doli merupakan konteks penghubung antara kesantunan dan makna sebenarnya.

“Akan berbeda mungkin pantunnya kalau acara kegiatan dilakukan di daerah maupun dari provinsi lain,” ujar Doli.

Baca Juga: Soal Anies Baswedan yang Diundang Raja Salman, Loyalis Ganjar Disebut Sengaja Fitnah: Miduk Otak BuzzerRp!

Lebih lanjut Waketum Partai Golkar menambahkan, untuk membahas hal penting bagi bangsa perlu dilakukan pembahasan secara resmi.

Selain itu, Ahmad Doli beranggapan bahwa langkah-langkah politik yang dilakukan Partai Golkar tidak akan menyimpang dari kesepakatan internal.

Berbeda halnya dengan Waketum Partai Golkar yang menilai rayuan kepada Ridwan Kamil hanya basa-basi, Rusli Effendi memberi tanggapan lain.

Baca Juga: Anies dan Ganjar Satu Meja Hadiri Undangan Raja Salman, Yusuf Mansur Beberkan Ekspresi Keduanya

Menurut Waketum Partai PPP, langkah strategi politik yang ditempuh PPP sudah sejak awal akan berkolaborasi dengan PDIP.

Hal tersebut, menurut Rusli tidak terlepas dari sejarah panjang di masa lalu yang pernah dilakukan PPP dengan PDIP.

Lebih lanjut, Rusli menjelaskan bahwa di internal PPP sudah terjadi kesepakatan untuk menyodorkan nama Sandiaga Uno sebagai Cawapres.

Baca Juga: Ramai Soal Foto Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di Tanah Suci, Terungkap Foto Asli hingga Komentar Warganet

Terkait dengan rayuan Sekjen PDIP kepada Ridwan Kamil, Rusli menganggap hal tersebut perlu dilakukan komunikasi politik yang lebih mendalam antara Ketua Partai.

“Dan ini memang ranahnya Ketua Umum kita,” pungkas Rusli seperti dikutip Ayojakarta pada Minggu, 2 Juli 2023 dari tvOneNews.***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris