News

Dirujak Warganet Karena Cawe-Cawe Daerah Lain, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dapat Julukan Baru, Apa Itu?

Oleh: Karseno AJ Selasa 27 Jun 2023, 11:44 WIB
Ganjar Pranowo blusukan

AYOJAKARTA.COM - Aksi blusukan merupakan salah satu hal yang membuat nama Ganjar Pranowo dikenal luas di masyarakat Jawa Tengah.

Sebagaimana lazimnya saat berada di tengah warga, Ganjar Pranowo terlibat dialog dan mencairkan suasana dengan canda.

Oleh masyarakat Jawa Tengah, langkah Ganjar Pranowo banyak mendapat apresiasi karena dinilai sebagai figur penyerap aspirasi.

Baca Juga: Alasan PJ Gubernur DKI Jakarta Tidak Bisa Menerima Panggilan Telepon dari Ganjar Pranowo Saat Kunjungan

Mendekati pelaksanaan Pemilu 2024, langkah blusukan juga dilakukan Ganjar di beberapa wilayah di tanah air termasuk DKI Jakarta dan Bekasi.

Guna menyelesaikan problem sosial daerah yang dikunjunginya, Ganjar juga tidak segan menghubungi Kepala Daerah untuk berkoordinasi.

Koordinasi secara khusus yang diperlihatkan Ganjar di tengah kerumunan, justru dianggap sebagai upaya membongkar borok daerah lain demi meningkatkan elektabilitas.

Baca Juga: Dibully Usai Telepon Heru Budi, Ganjar Pranowo Heran: Hal Biasa Jadi Sensi Ketika Ada Kontestasi

Sejumlah kendala dari kebijakan yang berlaku di DKI Jakarta, bahkan sempat ikut menjadi persoalan bagi Gubernur Jawa Tengah ini.

Langkah Ganjar yang dinilai terlalu mencampuri dapur wilayah lain, membuatnya menjadi sasaran bidik warganet.

Anggapan yang menyebut sosok Ganjar sebagai Gubernur rasa Presiden kemudian menjadi salah satu julukan paling baru.

Baca Juga: Telepon Pj Gubernur DKI Saat Blusukan di Pasar Jakut, Ganjar Pranowo Heran Kok Dibully: Kebetulan Saya Kenal

Upaya Ganjar mengingatkan publik tentang sebuah peribahasa “Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak.”

Pasalnya di daerah Jawa Tengah yang menjadi tanggung jawab utamanya juga diketahui masih banyak persoalan dan memerlukan penyelesaian.

UMKM di Pasar Johar Semarang yang sepi pengunjung, kerusakan pasar di wilayah Brebes dan belum lagi angka kemiskinan daerah Jawa Tengah.

Baca Juga: Memuji Ganjar Pranowo, Butet Kertaredjasa Sindir Keras Bacapres Lain: Diteropong KPK Tapi Koar-Koar Dijegal

Berdasarkan data BPS, terdapat 3,38 juta penduduk atau 10,93 persen dari total penduduk di provinsi Jawa Tengah masuk dalam kategori miskin.

Kalangan warganet berharap agar Ganjar tidak menampakkan kesan menjatuhkan Kepala Daerah lain hanya demi mendongkrak popularitasnya.

Selain karena masa kampanye belum dimulai, Ganjar juga tidak perlu menggunakan alasan kedekatan untuk memuluskan niatnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Prediksi Pilpres 2024 Hanya Akan Diikuti 2 Calon, Siapa yang Gugur?

Warganet ingin agar Ganjar Pranowo cukup bertindak sebagai bakal calon presiden, dan tidak berlebihan ketika blusukan.

Terkait dengan aksi blusukan capres Ganjar Pranowo yang berbuntut kecaman warganet juga mendapat tanggapan dari Jurnalis Senior, Saur Hutabarat.

Menurutnya, keterlibatan Ganjar yang cawe-cawe dengan urusan pemprov daerah lain bukanlah suatu hal yang elok.

Baca Juga: PDI-P Bakal Gandeng Figur Non Partisan untuk Jadi Cawapres Ganjar Pranowo? Pengamat Politik Ungkap Hal Ini

“Padahal di Jawa Tengah, banyak betul urusan dia yang belum beres dan itu tanggung jawab dia sebagai seorang Gubernur,” terang Saur.

Saur menilai bahwa menuntaskan problem di daerahnya sendiri lebih perlu mendapat perhatian, daripada mempersoalkan daerah lain.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 27 Juni 2023 dari kanal Youtube Metro TV.   ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris