News

Rumor Anies Baswedan Jadi Tersangka makin Santer Terdengar, AHY: Tidak Boleh ada Kriminalisasi

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Senin 26 Jun 2023, 05:25 WIB
Rumor pentersangkaan capres dari Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP) yakni Anies Baswedan semakin santer diberitakan hingga kini.

AYOJAKARTA.COM - Rumor pentersangkaan capres dari Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP) yakni Anies Baswedan semakin santer diberitakan hingga kini.

Kasus yang rumornya akan membuat Abies Baswedan memakai rompi orange tersebut tetkait Formula E yang digelar di Jakarta lalu.

Banyak pihak yang memperbincangkan kemungkinan tersebut setelah banyak tokoh politik yang bersuara.

Hal ini pun kemudian mendapat tanggapan dari Ketua Umum partai salah satu anggota KPP yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: Apa Itu Arwarot? Istilah yang Sedang Viral di TikTok

Dikutip AyoJakarta.com dari laman suara.com, 26 Juni 2023, AHY mengatakan bahwa tidak boleh ada tindakan politisasi berupa kriminalisasi terhadap Anies Baswedan.

"Tidak boleh ada politisasi terhadap siapa pun apalagi kriminalisasi," kata AHY.

Lebih lanjut AHY berharap jika ke depannya kontestasi lima tahun sekali tersebut dapat menjadi ajang yang baik untuk menentukan pemimpin.

Kita berharap ke depan, berikanlah Pemilu 2024 menjadi ajang yang baik. Momentum yang baik untuk kita semua mencari dan menentukan pilihan kepada pemimpin termasuk wakil-wakil rakyatnya ke depan," ujar AHY.

Baca Juga: Pergi Naik Haji, Anies Baswedan Diundang Kerajaan Arab Saudi, Benarkah Tinggal di Guest House Kerajaan?

Sebelumnya rumor soal pentersakaan terhadap Anies Baswedan tersebut santer diperbincangkan oleh eks wakil Menteri Hukum dan HAM melalui akun Twitternya.

Denny Indrayana semakin meyakini hal tersebut usai beberapa podcast membahas soal hal itu.

Berdasarkan cuitannya di Twitter, 22 Juni 2023, Ia pun semakin yakin saat jabatan Ketua KPK diperpanjang oleh MK (Mahkamah Konstitusi) selama satu tahun.

"Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa ???????????????????????? ????????????," tulis Denny Indrayana.

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Aris Abdulsalam