AYOJAKARTA.COM - Direktur Lokataru, Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti didakwa mencemarkan nama baik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Merespons hal tersebut, Haris Azhar memberikan keterangan tentang terkait dakwaan yang diterimanya ini sudah sangat berlebihan.
Menurutnya apa yang dipermasalahkannya itu tidak ada unsur kepentingan ataupun masalah pribadi bersama Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca Juga: Denny Indrayana Sebut Sinyal Sistem Pemilu Sudah Digaungkan 3 Bulan Lalu, Tapi Baru Viral Sekarang
Hal ini yang membuat Haris Azhar keberatan jika dituduh tanpa bukti.
"Sejauh yang saya pahami, sejauh yang kata orang saya sehat dan karena saya sehat malah saya berfikir itu sah kita mempermasalahkan. Jadi kalau saya dituduh punya masalah pribadi, nuduh itu segala macam punya kepentingan di belakang ini ada siapa yang cari juga nggak disebutin siapa orangnya, siapa pihaknya saya justru yang keberatan," kata Haris Azhar.
Selain itu, Haris Azhar juga menganggap bahwa apa yang terjadi di persidangannya saat ini bukanlah fakta yang sesungguhnya.
"Justru itu saya menganggap, justru itu fitnah yang banyak muncul di persidangan ini. Dituduh minta saham, dituduh mau bicara penjahat, ada orang main di belakang. Jadi sebetulnya yang difitnah itu siapa?" tanya Haris Azhar.
Haris Azhar juga mengungkapkan bahwa di Indonesia sangat banyak praktik hukum yang mengandung fitnah tetapi dibungkus dengan pasal-pasal yang begitu epic dan dilancarkan melalui institusi negara.
"Dan kita sama-sama tahu dalam praktek hukum di Indonesia banyak fitnah dibungkus dengan pasal-pasal hukum. Banyak fitnah yang dilancarkan melalui institusi-institusi negara, " katanya.
Haris Azhar juga membenarkan ketika dirinya bersalaman dengan Luhut Binsar Pandjaitan itu menandakan dirinya tidak pernah ada masalah pribadi.
"Saya salaman bahwa saya untuk menunjukkan bahwa saya nggak ada masalah pribadi sama dia, bahwa dia menganggap saya punya masalah pribadi itu tafsir masing-masing tapi saya sejauh yang saya paham, sejauh yang saya pahami Fakta juga nggak ada masalah," ungkap Haris Azhar.
Baca Juga: Anies Baswedan Ungkap Fakta Unik Pembangunan JIS, Apa Itu?
Haris Azhar menyebut bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan kepentingan publik.
"Saya minta maaf kalau ternyata ya dalam proses kepentingan publik itu ternyata dia menganggap bahwa dia ada singgungan kepada dirinya atau kepada keluarganya saya nggak ngerti, tapi sejauh yang saya saya baca laporan teman-teman saya tonton ulang-ulang video saya, kita tidak pernah bicara pribadinya, kita nggak bicara personalitynya apalagi ngomong keluarganya karena yang begini adalah pekerjaan kami, " katanya dikutip AyoJakarta.com pada Kamis (8/6/2023) dari YouTube Metro TV.
Haris Azhar mengakui dirinya tahu batasan sebab ia bekerja sebagai advokasi HAM sejak tahun 1998.
"Saya bukan orang yang menganggap dia hina apa nggak," katanya.
Kuasa hukum Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar mengatakan apa yang disampaikan kliennya ini merupakan kritik untuk pejabat publik yang berasal dari orang sipil.***