News

Anies Baswedan Duga Ada Upaya Pemerintah Lakukan Penjegalan, Faldo Maldini Buka Suara

Oleh: Awit Wiarni Selasa 06 Jun 2023, 10:19 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM – Isu mengenai adanya upaya penjegalan kepada Anies Baswedan saat akan menjadi Capres 2024 semakin kuat beredar.

Dugaan penjegalan dirasakan oleh Anies Baswedan ketika Presiden Joko Widodo membuat pernyataan bahwa ia tidak akan netral pada Pilpres dan akan cawe-cawe.

Selanjutnya Anies Baswedan mengetahui bahwa ada upaya pengambilalihan Partai Demokrat yang akan berpengaruh kepada dukungan partai kepadanya di pencalonan Capres.

Baca Juga: Semena-mena! Aski Kompol Petrus Minta Bawahan Cari Uang Hingga Rp 650 juta, Untuk Kepentingan Pribadi?

Menariknya, sosok yang melakukan upaya untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat merupakan Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko.

Maka dari itu Anies dan pendukungnya semakin yakin bahwa ada upaya penjegalan yang dilakukan oleh pemerintah, adanya kriminalisasi politik dan juga sikap tidak adil.

Semakin dekat dengan Pilpres maka nuansa politik akan menjadi semakin sensitif dan semakin terlihat adanya persaingan antara berbagai pihak.

Meskipun Anies Baswedan kerap kali berada di posisi ke-3 dalam hasil survei elektabilitas sejumlah lembaga survei namun hal ini tidak mematahkan semangat Anies untuk maju sebagai Capres 2024.

Baca Juga: Demokrat Beri Sinyal Keraguan Pada Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Diambang Perpecahan?

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (6/6/2023), Staf Khusus Menteri Sekretariat Negara Faldo Maldini buka suara mengenai tudingan Anies Baswedan.

Menurutnya saat ini belum ada bakal Capres yang sudah pasti akan menjadi Capres 2024 mengingat masing-masing bakal Capres belum memiliki pasangan Cawapres.

Karena jika ingin menjadi Capres 2024 maka harus memiliki pasangan terlebih dahulu. Sedangkan baik Anies Baswedan, Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto belum ada yang mendeklarasikan mengenai Cawapres mereka.

Faldo Maldini justru menantang Anies untuk bisa membuktikan jika benar pemerintah melakukan upaya penjegalan dan kriminalisasi politik.

“Apabila ada penjegalan dan sebagainya ya tingga dibuktikan saja apa. Karena pada dasarnya yang sudah pasti maju, yang sudah pasti jadi, sudah pasti running itu kan belum ada,” kata Faldo Maldini.

Baca Juga: Hakim Akan Hati-hati Pada Sidang Perdana Mario Dandy Akibat Tekanan Publik, Ada Apa?

Selain itu jika pihak Anies Baswedan masih bersikeras bahwa pemerintah melakukan upaya tidak benar menjelang Pemilu, maka Faldo menghimbau pihak Anies Baswedan untuk melakukan laporan.

“Silahkan saja disampaikan saja kepada aparat penegak hukum yang ada, kepada institusi yang memang bisa dan punya legitimasi untuk melakukan itu dan mengecek itu,” ujar Faldo.

Meskipun dinilai belum memiliki Cawapres, Anies Baswedan nyatanya sudah mengantongi satu nama untuk dijadikan pendampingnya dan nama tersebut akan segera diumumkan kepada publik.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Jinan Vania Barizky