News

Breaking News: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Ambon Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Kamis 01 Jun 2023, 05:52 WIB
Gempa Bumi Guncang Ambon

AYOJAKARTA.COM - Hari ini Kamis 1 Juni 2023 wilayah Indonesia kembali diguncang gempa tepatnya di Ambon Maluku.

Gempa Ambon Maluku dilaporkan BMKG terjadi pada pukul 04.56 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,5 dengan kedalaman 95 km.

Pada gempa Ambon Maluku ini, letak episenter yang tercatat oleh BMKG adalah di titik koordinat 3.52 Lintang Selatan (LS) - 128.29 Bujur Timur (BT).

Baca Juga: Kepulauan Mentawai Sumatera Barat Diguncang Gempa Berkekuatan 5.3 Magnitudo, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Berdasarkan update tepatnya berada di 23 km Timur Laut wilayah Ambon, Maluku.

Gempa ini berada di darat, BMKG pun sempat melaporkan bahwa tidak akan berpotensi tsunami.

Hal itu disampaikan oleh BMKG melalui Twitter resminya @infoBMKG seperti dikutip Ayojakarta.com, Kamis (1/6/2023).

“#Gempa Mag:5.5, 01-Jun-23 04:56:39 WIB, Lok:3.52 LS,128.29 BT (18 km TimurLaut AMBON-MALUKU), Kedlmn:95 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG,” cuitnya yang pertama.

Baca Juga: Breaking News! Gempa Tektonik M3,2 Getarkan Wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu 27 Mei 2023

BMKG kembali merilis update terkait informasi kegempaan di wilayah Ambon Maluku pagi ini.

“#Gempa (UPDATE) Mag:5.5, 01-Jun-23 04:56:39 WIB, Lok:3.52 LS, 128.29 BT (Pusat gempa berada di darat 23 km Timur Laut Ambon), Kedlmn:95 Km Dirasakan (MMI) III Saparua, II Ambon, II Masohi, II Piru #BMKG,” tulis BMKG.

Dari keterangan di atas juga dapat terlihat bahwa gempa dirasakan di beberapa daerah sekitar.

Skala MMI III gempa dirasakan di wilayah Saparua sedangkan skala intensitas MMI II gempa dirasakan di wilayah Ambon, Masohi dan Piru.

Baca Juga: GEMPA TERKINI: Gempa Tektonik M 3,2 Guncang Sukabumi Jawa Barat Akibat Aktivitas Sesar Ini!

Hingga berita ini diturunkan masih belum terdapat laporan terkait gempa susulan setelah gempa utama terjadi.

Begitu juga dengan laporan terkait kerusakan bangunan atau korban akibat gempa.

Bagi masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh terhadap isu atau berita terkait gempa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin saja terjadi.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Fathul Amanah