News

Saat Masyarakat Resah Karena Pemilu 2024 Bisa Bermasalah, Anies Baswedan Mengajak untuk Menerapkan Sikap Ini

Oleh: Karseno AJ Rabu 31 Mei 2023, 15:52 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Buah dari pernyataan Presiden Jokowi terkait cawe-cawe dalam Pemilu 2024, capres Anies Baswedan menggelar pertemuan.

Adanya kekhawatiran dari sejumlah pendukung Anies Baswedan atas keikutsertaannya dalam kontestasi pilpres menjadi alasan diadakannya pertemuan tersebut.

Selain khawatir akan terjadi penjegalan terhadap Anies Baswedan, ketidak-amanan juga berpotensi dialami oleh para Caleg, Parpol serta elemen-elemen Pemilu.

Baca Juga: Anies Baswedan Tanggapi Serius Isu Presiden yang Akan Cawe-cawe Soal Capres 2024, Apa Tanggapannya?

Meski demikian, kandidat calon presiden dari koalisi Perubahan tersebut berharap agar semua kekhawatiran masyarakat tidaklah benar.

“Itu adalah kekhawatiran saja dan dalam kenyataannya kita berharap pemilu tetap seperti semula,” jelas Anies kepada awak media.

Selain itu Anies juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut pesta demokrasi dengan keyakinan menuju perbaikan.

Baca Juga: Soal Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024, Anies Baswedan Akui Ada Kekhawatiran Namun Tegaskan Soal Ini

Anies menambahkan bahwa sikap optimisme selalu diperlukan untuk menyambut masa depan Indonesia guna terwujudnya keadilan sosial.  

Sebelumnya pada kesempatan berbeda, Presiden Joko Widodo sempat mengakui perihal dirinya yang akan ikut menangani atau cawe-cawe terkait situasi nasional.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden ketika melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin media pada Senin, 29 Mei 2023 lalu.

Baca Juga: Tanggapan Anies Baswedan Soal Isu Jokowi Cawe-Cawe Pilpres 2024: Kami Berharap Seperti Semula

Pernyataan presiden tersebut kemudian disampaikan ulang oleh Yogi Arief Nugraha selaku Wakil Pemimpin Redaksi Kompas TV.

Dalam pertemuan yang bersifat tertutup tersebut, awalnya Presiden membahas mengenai kemajuan bagi bangsa Indonesia.

“Presiden mengatakan untuk menjaga momentum 13 tahun, menjaga kondisi demografis, saya harus cawe-cawe,” ujar Yogi mengulang pernyataan Jokowi.

Baca Juga: Usai Jokowi Ngaku Cawe-cawe di Pemilu 2024, Anies Baswedan Sebut Ada yang Takut Dijegal, Siapa?

Lebih lanjut Yogie menjelaskan bahwa langkah dan sikap yang ditempuh Presiden tidak lain untuk memastikan kepentingan nasional.

Adanya perbedaan yang juga sempat disampaikan Presiden dengan pernyataan sebelum pertemuan tersebut, membuat publik berpolemik.

Menyikapi polemik yang berkembang tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno memberi tanggapan.

Baca Juga: Isu Cawe-cawe Jokowi? Anies Baswedan Ungkap Ada Kekhawatiran Penjegalan dan Kriminalisasi

Menurut Adi apa yang disampaikan Jokowi dalam pertemuan dengan pemimpin media tidak lain merupakan upaya untuk mempertegas posisi.

Meski demikian Adi menilai bahwa pernyataan kalimat cawe-cawe yang disampaikan Jokowi memiliki makna ganda.

Dimana dalam konteks kebangsaan, Jokowi berusaha untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemilu berjalan sesuai azas yang luber serta jurdil.

Baca Juga: Anies Baswedan Buka Suara Terkait Presiden Jokowi Cawe-cawe: Pemilu Harus Jujur dan Adil!

Sedang di sisi lain dan yang menjadi banyak anggapan publik adalah bahwa Jokowi memiliki harapan tertentu terhadap hasil pemilu.

“Ini yang paling ramai dibicarakan, Jokowi sepertinya punya intensi siapapun yang jadi presiden di 2024 adalah pemimpin yang punya tarikan nafas yang sama,” jelas Adi.

Lebih lanjut Adi menyampaikan bahwa langkah cawe-cawe Jokowi bisa berdampak pada kesinambungan pembangunan atau bahkan sebaliknya.

Demikian pernyataan Anies Baswedan yang dikutip Ayojakarta pada Rabu, 31 Mei 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.   ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris