AYOJAKARTA.COM--Pernyataan tegas dilontarkan politisi PDIP, Deddy Sitorus untuk Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming.
Seperti diketahui, Gibran Rakabuming baru saja menemui Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Buntut pertemuannya dengan Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming akhirnya harus memenuhi panggilan PDIP.
Sebelumnya, Wali Kota Surakarta ini mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Prabowo bukan berarti memihak atau memberi dukungan.
Baca Juga: Relawan Jokowi-Gibran Maju Dukung Prabowo Subianto untuk Pilpres 2024
Namun tujuannya hanya mengajak makan malam sebagai seorang Menteri.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari para relawan, mengerucut dua nama.
Hal tersebut seperti yang dikutip AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews bahwa Deddy Sitorus selaku Politisi PDIP di mana ada dua nama yang mengecurut dari para relawan.
“Gibran sudah jelas mengatakan bahwa mengerucut ada dua, saya kira mari kita terima itu sebuah sinyal, bahwa keluarga Pak Jokowi berharap siapapun yang kuat nanti bertanding tentu itu adalah mereka yang berada dalam satu garis dengan pemerintahannya yang sekarang,” kata Deddy.
Deddy Sitorus juga mengungkapkan bahwa selama tidak adanya keberpihakan dari Gibran tidak masalah.
Baca Juga: Terkejut! Prabowo Mengaku Tak Menyangka Dapat Dukungan dari Relawan Gibran Saat Berkunjung ke Solo
Namun jika Gibran memutuskan dan mengucapkan untuk mendukung Prabowo, Deddy menegaskan bahwa Gibran akan langsung dipecat.
“kan beliau tidak ada menyatakan ada dukungan kepada Pak Prabowo, kalau ada seketika kita pecat,” tegas Deddy.
Dalam keterangannya, Deddy juga mengungkapkan bahwa PDIP tidak memanggil putra Jokowi itu untuk datang. Namun hanya memberikan tawaran untuk datang.
“saya tegaskan disini karena saya dengar pembicaraan telpon itu saya ada ketika Pak Sekjen menelpon, tidak ada dia dipanggil, dia menawarkan datang,” jelasnya.***