AYOJAKARTA.COM- Sosok Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti yang memiliki harta kekayaan yang melebihi harta kekayaan Kadinkes Lampung Reihana saat ini lagi rame diperbincangkan publik.
"DIBALIK KEJANGGALAN HARTA KEKAYAAN KADINKES PROVINSI BANTEN: ATI PRAMUDJI, " kata @bung_madin yang membongkar bobrok Ati.
Pasalnya akun ini juga membandingkan jumlah harta kekayaan mereka berdua bagaikan langit dan bumi. Ati bahkan mengalahkan Reihana karena ia merupakan ASN nomor satu terkaya di wilayah Banten.
"Bung Madin melihat laporan di LHKPN bhw tercatat harta kekayaan Ati Pramudji sekitar 23,10 Miliar. Setelah dibandingkan dgn Kadinkes Lampung REIHANA hanya memiliki 2,7 Miliar. Dapet uang darimana Bu, " kata nya.
Kemudian warganet pun penasaran sama sosok Ati yang viral ini dikarenakan kepiawaiannya saat berhasil lolos pada kasus korupsi masker di Banten.
Pada saat itu ia menyetujui kenaikan harga masker, akan tetapi Ati Pramudji bukan orang biasa yang gampang di tangkap oleh KPK.
Adapun profil Kadinkes Banten Ati Pramudji Hastuti sebagai berikut yang dikutip dari laman dinkes.bantenprov.go.id, Ati memiliki jabatan sebagai Pembina Utama Muda, IV /C.
Baca Juga: Kamseng Restoran Viral di TikTok Tuding Pelanggan Tak Bayar, Begini Kronologinya
Untuk NIP Ati tercantum di laman tersebut ia merupakan perempuan kelahiran 15 Agustus 1973, dengan nomor NIP. 19730815 200312 2 005.
Selanjutnya AyoJakarta.com mengutip laman suara.com mengenai tentang rekam jejak pendidikan yang ditempuh hingga mencapai gelar doktor.
Ati merupakan alumnus S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara. Setelah itu, ia melanjutkan S2 nya di jurusan manajemen administrasi rumah sakit di Universitas Respati Indonesia.
Kemudian Ati juga mengambil jenjang S3 di jurusan Administrasi Publik Universitas Padjadjaran untuk memperdalam ilmunya.
Baca Juga: Link Nonton Drama Korea Dr. Cha Episode 10 Sub Indonesia HD Bukan LK21 atau IndoXXI
Ati diketahui memulai kariernya sebagai Kepala Dinkes Banten pada 27 September 2019, dan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang.
Jabatan tersebut diperoleh Ati dari open bidding Kepala Dinkes di Provinsi Banten yang dipimpin Gubernur Banten, Wahidin Halim.***