AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian ABK (16) yang merupakan putri Pejabat Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo masih terus dalam penyelidikan.
Sebelumnya ABK ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah kamar kos yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur, Semarang, Jawa Tengah.
Dinilai ada kejanggalan, pihak kepolisian langsung mengusut penyebab kematian putri pejabat Papua tersebut.
Dari tempat kejadian perkara atau TKP polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya beberapa minuman beralkohol dari berbagai jenis.
Baca Juga: Tepis Isu Hary Tanoe Gantikan Jhonny G Plate Jadi Menkominfo, Jokowi Tunjuk Orang Ini
Korban atau ABK sempat dibawa ke rumah sakit oleh ketiga pemuda yang diduga temannya.
Penyelidikan sementara, pihak kepolisian menyebut ABK meninggal dunia diduga karena mati lemas.
“Diduga akibat mati lemas, untuk penyebabnya masih didalami dengan pemeriksaan lanjutan,” ujar Kepala Polrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Sabtu (20/5/2023).
Baca Juga: Kadinkes Ati Pramudji, ASN Terkaya di Banten dengan Harta Rp23,10 Miliar!
Namun untuk lebih memastikan penyebab kematian korban, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan lanjutan berupa mikrobiologi, patologi dan toksikologi.
“Kami masih menunggu dari tim kedokteran untuk memberikan kesimpulan,” lanjutnya.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan forensik diduga ABK juga sempat mengalami kekerasan seksual sebelum dirinya tewas.
Proses autopsi terhadap kematian janggal ABK dilakukan oleh tim dokter di RS Dr Kariadi Semarang.
Baca Juga: Buntut Pertemuannya dengan Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka Dipanggil Sekjen DPP PDIP
Terbaru, dikutip ayojakarta.com dari Youtube TV One News pada Sabtu (20/10/2023), sang ayah yakni Nikolaus Kondomo menuturkan tidak menemukan kejanggalan apapun sebelum sang putri meninggal.
Bahkan Nikolaus Kondomo juga menuturkan putrinya kerap curhat dengan dirinya tetapi bukan soal asmara.
“Sering dengan saya,” ujar Nikolaus Kondomo.
“Curhat dia tapi kalau curhat tentang soal asmara tidak pernah,” lanjutnya.
Pejabat Gubernur Pegunungan Papua tersebut menegaskan putrinya lebih sering mengajak dirinya berdiskusi.
“Dia tidak pernah tapi dia biasa diskusi dengan saya,” terang Nikolaus Kondomo.
Selain itu, ia juga menjelaskan sang putri sangat gemar diskusi dengan dirinya soal film China yang bercerita tentang proses hukum.
“Dia kan senang cerita kalau nonton-nonton film proses hukum itu dia tertarik, yang proses hukum China itu senang,” beber Nikolaus Kondomo.
“Sering diskusi dengan saya, kamu kok seneng mau jadi jaksa ya? Oh enggak,” imbuhnya.
Saat ini jenazah ABK sudah dikebumikan di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah yang merupakan tanah kelahiran ibunda.***