AYOJAKARTA.COM - Penetapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate sebagai tersangka dugaan korupsi masih menjadi perbincangan hangat.
Kasus yang menyeret Johnny G Plate tersebut mendapatkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh.
Setelah Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka, Surya Paloh mengadakan konferensi pers di NasDem Tower.
Dalam konferensi persnya, Surya Paloh mengungkapkan suatu hal terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh Johnny G Plate.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, rupanya Surya Paloh pernah menanyakan keterlibatan Johnny G Plate dalam korupsi proyek Base Transceiver Station (BTS).
“Pertanyaan saya sederhana, bung tahu saya ketua umum di sini, menyerahkan semua energi dan idealisme saya, waktu dan tenaga pikiran saya, saya tidak mempunyai interest apapun untuk duduk dalam suprastruktur kekuasaan dan pemerintahan. Saya ingin mengabdikan diri saya untuk membangun negeri,” kata Surya Paloh dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, Jumat (19/5/2023).
Surya Paloh menceritakan bahwa saat itu ia meminta sosok yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem tersebut untuk jujur.
“Satu hal yang saya minta dari anda, jujur loh anda ada terlibat (korupsi proyek BTS) atau tidak? Hal yang prinsipil sekali,” ceritanya.
Dalam konferensi persnya, Surya Paloh menuturkan bahwa ia belum sepenuhnya percaya Johnny G Plate melakukan korupsi.
“Bahkan saya confident untuk dia sebenarnya tidak terseret dalam situasi seperti apa yang dialami oleh dirinya hari ini yang diborgol tadi,” tuturnya.
Untuk diketahui, Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek BTS oleh Kejaksaan Agung pada Rabu (17/5/2023).
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Johnny G Plate telah menjalani dua kali pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi BTS.
Pemeriksaan terhadap Johnny G Plate terjadi pada 14 Februari dan 15 Maret 2023 lalu.***