News

Juru Masak Daker Madinah Diberi Pembekalan Selama 2 Hari untuk Menyambut Jemaah Haji Indonesia!

Oleh: Tim AYO 06 Jumat 19 Mei 2023, 10:48 WIB
Pembekalan bagi para juru masak pada penyedia katering jemaah, di Madinah

AYOJAKARTA.COM - Operasional haji 1444 H segera dimulai. Jemaah haji Indonesia akan mulai mendarat di Madinah pada 24 Mei 2023.

Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan persiapan, salah satunya memberi pembekalan bagi para juru masak pada 21 dapur penyedia katering jemaah di Madinah.

Pelatihan berlangsung dua hari, 18 - 19 Mei 2023.

Baca Juga: 100% Jemaah Sudah Lunasi Biaya Haji Reguler, Kini Kemenag Konsentrasi pada 8.000 Kuota Tambahan

Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Cholid mengingatkan bahwa kuota jemaah haji tahun ini kembali normal dan 30% di antaranya lanjut usia.

Sehingga para juru masak diminta untuk mempersiapkan diri dalam memberikan layanan katering untuk jemaah.

"Juru masak harus memperhatikan pengolahan menu yang mengandung santan yang memiliki potensi terjadinya kerusakan lebih cepat," ujar Subhan Cholid di Madinah, Kamis (18/5/2023).

Baca Juga: Tim Advance Petugas Haji 2023 Mulai Diberangkatkan ke Arab Saudi, Siap Hadapi Musim Panas 50 Derajat Celsius

"Pada saat persiapan produksi, juru masak harus memperhitungkan waktu yang tepat dengan jumlah produksi makanan. Perhitungan kapasitas dapur dengan jumlah produksi," lanjutnya.

Tahun ini, setiap perusahaan/dapur akan melayani tiga kali makan jemaah haji (pagi, siang, dan malam).

Karenanya, Subhan minta agar setiap perusahaan memperhatikan SDM dapur, terutama juru masak.

Baca Juga: Gelar Rakor, Daker Makkah Bahas Persiapan hingga Tantangan Penyelenggaraan Haji 1444 H

"Untuk mengurangi tingkat kelelahan juru masak dan kualitas produksi, sebaiknya jadwal pembagian kerja shift terpisah, satu juru masak bertanggung jawab pada waktu produksi layanan makan," pesan Subhan.

"Juru masak juga agar memperhatikan ketepatan gramasi dan waktu distribusi dengan citra rasa Indonesia," sambungnya.

Hal lain yang ditekankan Subhan adalah pentingnya memperhatikan kebersihan, keamanan dan keselamatan kerja pada saat proses produksi.

Baca Juga: Perpanjangan Pelunasan Bipih Ditutup Hari Ini, 196.377 Jemaah Sudah Lunasi Biaya Haji 1444 H

Menururnya, pada 2022, terdapat dapur yang mengalami kebocoran selang gas yang mengakibatkan cidera juru masak/chef sehingga menghambat proses produksi.

"Pengalaman tahun lalu harus jadi pelajaran agar tidak terulang," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Daker Madinah Zaenal Muttaqin melaporkan bahwa tahun ini jemaah haji Indonesia akan ditempatkan di wilayah Markaziah Madinah (Ring 1 sekitar Masjid Nabawi) dan tersebar di 77 hotel.

Baca Juga: Kemenag Terapkan Sistem Layanan 'Satu Atap' untuk Jemaah di Asrama Haji, Berikut Rinciannya

Zaenal, panggilan akrabnya, mengatakan bahwa pembekalan juru masak diperlukan untuk menyamakan persepsi terkait menu yang akan disajikan kepada jemaah haji Indonesia.

Sejumlah materi pelatihan diberikan, antara lain: a) hygienetas, sanitasi, dan security food; b) Food Proses (Thawing, Cutting Method, Cooking Method, Packing, heater dan distribusi); c) Bahan Baku (Penyimpanan dan Expired Data); d) Menu dan resep; e) Point penilaian pelayanan konsumsi (Daker dan Sektor); dan f) Point penilaian sanitasi lingkungan dan keselamatan makanan

"Penguatan juru masak/chef juga untuk memastikan agar mereka dapat mengolah makanan sesuai dengan menu yang telah ditentukan. Serta mengutamakan kebersihan, keamanan dan ketahanan pangan," sebutnya.***

Reporter Tim AYO 06
Editor Desi Kris