News

Waduh! PA 212 Siap Kerahkan Massa dan Kepung Bandara Jika Coldplay Tetap Datang ke Indonesia

Oleh: Jasmi Anes Senin 15 Mei 2023, 20:55 WIB
Coldplay

AYOJAKARTA.COM - Tolak kedatangan Coldplay, Persaudaraan Alumni 212 siap mengerahkan massa dan kepung bandara apabila Band Asal Inggris ini tetap datang ke Indonesia. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212, Novel Bamukmin. 
 
Diketahui Konser Coldplay akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada 15 November 2023 mendatang.
 
Baca Juga: Konser Coldplay Bikin Perusahaan Ketar-Ketir Karyawannya Cuti, Tapi Kantor Ini Buka Cicilan Beli Tiket 
 
Konser yang digawangi oleh Chris Martin tersebut pertama kalinya akan digelar di tanah air. 
 
Para fans yang kebanyakan kaum milenial sangat antusias menyaksikan aksi Coldplay secara langsung.
 
Termasuk salah satunya pendakwah Habib Jafar yang beberapa waktu lalu menyatakan ingin nonton konser Coldplay. 
 
Namun berbeda dengan PA 212 yang malah menolak kedatangan band satu ini.
 
Baca Juga: Waduh! PA 212 Ancam Bawa Ular hingga Blokir Bandara jika Konser Coldplay Tetap Digelar 
 
Wasekjen PA 212 mengungkapkan mempunyai alasan tersendiri menolak kedatangan Coldplay ke Indonesia.
 
Menurutnya Coldplay merupakan band musik yang mendukung kampanye Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) serta penganut paham atheis alias tidak percaya Tuhan.
 
Adanya konser Coldplay ini dianggap mendukung kampanye atas gerakan tersebut.
 
Baca Juga: Wasekjen PA 212 Sampaikan Penolakan Konser Coldplay: Mereka Dukung LGBT dan Tidak Sesuai Nilai Pancasila
 
Hal itu tentu saja tidak sesuai dengan nilai Pancasila dan cerminan umat muslim, maka dari itu Novel Bamukmin berharap konser Coldplay ini dibatalkan. 
 
"Saya mengimbau panitia dan promotor segera membatalkan niat mendatangkan Coldplay. Kalau masih nekat, kita akan gelar aksi besar memblokir lokasi atau kepung bandara," ujar Novel Bamukmin dikutip AyoJakarta.com dari suara.com, Senin (15/3/2023).
 
“Kalau mereka jadi konser, artinya kita mendukung mereka mengkampanyekan LGBT dan atheis yang bertentangan dengan nilai agama dan Pancasila, apalagi mayoritas penduduk Indonesia itu muslim," tambah Novel Bamukmin.
 
Ia juga berharap pemerintah turun tangan dalam melakukan upaya penolakan konser Coldplay.
 
Baca Juga: Amankan Demo Kenaikan Harga BBM oleh Buruh dan Massa PA 212, Sejumlah 6.142 Personel TNI-Polri Diterjunkan
 
Sementara itu, pernyataan Wasekjen PA 212 ini mendapat kecaman bahkan banjir kritikan dari warganet. 
 
“ngakak sih liat captionnya "sekolah kagak, tapi ada alumninya" jadi pengen nanya almamaternya dong,” tulis akun @dev****sy.
 
“dulu pildun gagal. sekarang Coldplay emang kocak dah konoha,” komentar akun @rafi****ci.
 
“Mereka sebenernya mau nonton cuma kagak punya duit,” sebut akun @Pegaw*****Coklat.***
Reporter Jasmi Anes
Editor Fathul Amanah