AYOJAKARTA.COM - Menkopolhukam Mahfud MD bereaksi keras atas sebuah portal berita yang mencatut namanya pada sebuah artikel.
Melalui akun Twitternya @mohmahfudmd (13/5/2023), ia menjelaskan berita tidak benar atau hoax yang mengkaitkan pernyataannya dengan penyerobotan tanah oleh ex Walikota Singkawang.
Mahfud mengatakan bahwa ia tidak pernah bicara apapun soal perkara yang mencatut namanya di dalam judul artikelnya.
"Berita dari dio-tv.com ini bohong alias hoax. Sy tak tahu dan tak prnh bcr apapun ttg penyerobotan tanah oleh ex walikota Singkawang Tjhai Chui Mei.
Mahfud bahkan menyebutkan media tersebut telah melanggar norma karena tidak menyebutkan secara rinci kapan dan dimana ia membicarakan soal kasus penyerobotan.
"Media ini melanggar norma krn tak menyebut, kapan dan dimana saya bicara kasus "penyerobotan" tsb," tulis Mahfud.
Berdasarkan pantauan dari AyoJakarta.com (13/5/2023), portal berita tersebut menuliskan judul "Mengapa Mahfud MD Geram Mafia Tanah? Bagaimana dengan Mantan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie?".
Isi dari artikel tersebut memang menyebutkan soal pernyataan Mahfud soal adanya mafia tanah yang meresahkan.
Namun memang tak diberi keterangan kapan pernyataan Mahfud tersebut diucapkan, hanya dituliskan sumber ucapan tersebut dari sebuah akun TikTok bernama @r66newlics yang diposting sejak 01 Mei 2023.
Beberapa warganet pun ikut geram atas pemberitaan yang membingungkan dan menjerumuskan ke dalam berita hoax.
"Pembiaran maupun dianggap biasa, menjadi penyebab hoax akan terus merajalela. Take action pak menko utk pembelajaran," tulis akun PanRumbo.
"Ternyata berita itu hoax sebaiknya harus tegas. Beri tindakan agar tidak diikuti yg lain nya. Kalau tetap pembiaran," tulis akun @nunungmar_1404.
"Ayo bikin kapok media yg menyebarkan hoaxxx," tulis akun @rosiandika7.***