AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan telah memberikan pidato di depan para relawannya dalam acara "Deklarasi dan Pengukuhan Amanat Indonesia", pada Minggu (07/05/2023).
Dalam pidato tersebut, ada beberapa poin yang disampaikan oleh Anies Baswedan.
Salah satu yang disorot adalah kritikan Anies Baswedan terhadap subsidi mobil listrik di Indonesia.
Baca Juga: NasDem Dikucilkan Jokowi? Anies Baswedan Tak Tinggal Diam hingga Singgung Soal Intervensi Politik
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTv pada Rabu, 10 Mei 2023 berikut ulasannya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memberikan kritikan soal kebijakan Pemerintahan Jokowi yang menyebut bahwa subsidi mobil listrik bukanlah solusi menghadapi tantangan lingkungan hidup.
"Kemudian kita tahu negeri ini begitu banyak peluang dan pemerintah harus memastikan sumber daya yang diberikan oleh pemerintah untuk rakyatnya adalah sumber daya yang tepat, kita menghadapi tantangan lingkungan hidup. Solusi menghadapi tantangan lingkungan hidup polusi udara bukan lah terletak di dalam subsidi mobil listrik yang pemilik mobil listriknya yang mereka-mereka tidak membutuhkan subsidi. Betul?" tuturnya.
Baca Juga: Rayakan Hari Ulang Tahun ke-54, Inilah Tulisan Anies Baswedan Tentang Makna Penting Hari Ulang Tahun
Bakal Capres 2024 ini juga menyampaikan terkait pengalamannya saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Menurut Anies, pemberian subsidi yang kurang tepat justru hanya akan menambah kemacetan.
“ketika kendaraan pribadi berbasis listrik dia tidak menggantikan mobil yang ada di garasinya, dia akan menambah mobil di jalanan menambah kemacetan di jalanan," tuturnya.” jelasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Mencari Cawapres, Terungkap Sudah Ada 5 Nama Kandidat
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan memberikan tanggapannya atas kritikan tersebut.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, mengenai adanya mobil listrik itu telah ada studi studi komprehensif.
Luhut bahkan juga menyampaikan bahwa dunia pun kini tengah menggencarkan penggunaan kendaraan listrik, bukan hanya di Indonesia.
Baca Juga: Anies Baswedan Anggap Lawan di Pilpres 2024 adalah Kawan, Begini Maksudnya
“sebenarnya gini yah mengenai mobil listrik inj sudah ada studi yang komprehensif, jadi saya kira seluruh dunia bukan hanya kita, jadi saya kira kita jangan melawan arus dunia juga,” kata Luhut Binsar Pandjaitan yang dikutip dari YouTube Kompas.com.
Baca Juga: Perbedaan Menarik Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Ketika Sama-sama Kunjungi Jember, Apa Saja?
Sehingga terkait kritikan tersebut, Luhut meminta agar yang berkomter soal mobil listrik dapat menemuinya dan kemudian ia akan menjelaskan terkait kendaraan berbasis listrik itu sendiri.
"Jadi kalau siapa yang berkomentar saya tidak tahu mengenai itu, nanti suruh dia datang ke saya, nanti biar saya jelasin ke dia bahwa itu ndak benar," tegasnya.
Informasi tanbahan, sejak April 2023 pemerintahan Jokowi telah memberikan insentif PPN terhadap mobil listrik dan bus listrik berbasis baterai.
Aturan tersebut tertuang pada peraturan Menteri Keuangan nomor 38 tahun 2023 tentang Pakak Pertambahan Nilai atas penyerahan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai roda empat tertentu dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai bus listrik tertentu yang ditanggung pemerintah.***