News

Bukan Hari Raya Waisak, BMKG Sebut di Tanggal 6 Mei 2023 Bakal Ada Fenomena Alam Langka di Indonesia, Apa Itu?

Oleh: Sulistiyaningsih Jumat 05 Mei 2023, 08:33 WIB
Ilustrasi fenomena alam

AYOJAKARTA.COM - Tanggal 6 Mei tengah ramai diperbincangkan di media sosial belakangan ini sampai menjadi trending di Google.

Hal ini dikarenakan kebingungan yang dirasakan oleh warganet terkait dengan Hari Raya Waisak yang menunjukkan perbedaan di sejumlah kalender yang beredar.

Ada kalender yang menunjukan bahwa di tanggal 6 Mei merupakan tanggal merah memperingati Hari Raya Waisak.

Baca Juga: Kapan Hari Waisak di Indonesia? 6 Mei 2023 Bukan Libur Nasional, Ini Penjelasannya

Sedangkan sebagian lagi menunjukkan bahwa Hari Raya Waisak diperingati di tanggal 4 Juni 2023.

Adanya kegaduhan tersebut dipatahkan oleh pernyataan dari Kementerian Agama (Kemenag), Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi menyatakan bahwa Hari Raya Waisak 2567 BE jatuh di tanggal 4 Juni 2023.

“Waisak 2567 BE bertepatan 4 Juni 2023. Ini juga sudah terakomodir dalam Surat Keputusan Bersama antara Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Tenaga Kerja,” ujar Supriyadi dikutip AyoJakarta.com melalui laman resmi Kemenag, Jumat (5/5/2023).

Baca Juga: 6 Mei Bukan Libur Tanggal Merah, Inilah Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023 Berdasarkan SKB 3 Menteri

“Jadi masyarakat, umumnya umat Buddha tidak perlu bingung lagi,” sambungnya.

Meskipun demikian, ternyata pada tanggal 6 Mei 2023 di Indonesia akan terjadi fenomena alam yang langka, hal tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Seperti dilansir AyoJakarta.com melalui laman resmi BMKG, fenomena alam langka ini berupa gerhana bulan penumbra yang diketahui akan terjadi hari ini 5 Mei hingga 6 Mei 2023.

Baca Juga: Viral! Bukan Hari Raya Waisak, Tanggal 6 Mei 2023 Akan Terjadi Fenomena Alam Langka, Apa? BMKG Jelaskan Ini

Gerhana bulan merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Sedangkan peristiwa gerhana bulan penumbra bisa terjadi karena pada saat posisi antara bulan, matahari, dan bumi sejajar.

Hal inilah yang membuat bulan hanya masuk ke bayangan penumbra bumi yang mengakibatkan puncak gerhana terjadi. Maka dari itu bulan akan terlihat lebih redup ketika bulan purnama.

Baca Juga: 6 Mei 2023 Adalah Hari Apa? Benar Hari Libur Nasional atau Tanggal Merah? Kemenag Beberkan Hal Ini

“Bulan akan terlihat lebih redup pada tanggal 5-6 Mei 2023,” tulis keterangan BMKG melalui Instagram resminya @infobmkg.

Menurut BMKG di Indonesia itu sendiri di tahun 2023 ini akan terjadi empat kali gerhana yakni berupa dua kali gerhana matahari dan dua kali gerhana bulan, dengan rincian sebagai berikut.

  1. Gerhana matahari hibrid (GMH) 20 April 2023
  2. Gerhana bulan penumbra (GBP) 5-6 Mei 2023
  3. Gerhana matahari cincin (GMC) 14 Oktober 2023 yang tidak dapat diamati dari Indonesia
  4. Gerhana bulan sebagian (GBS) 29 Oktober 2023

Demikian informasi seputar fenomena alam di Indonesia yang akan terjadi di tanggal 6 Mei 2023, semoga bermanfaat.

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Desi Kris