News

Jokowi Acuhkan NasDem karena Usung Anies Baswedan? Ogah Datangi HUT Partai Hingga Tak Diundang Temu Parpol

Oleh: Sulistiyaningsih Rabu 03 Mei 2023, 11:49 WIB
Presiden Jokowi bersama sederet Ketum Parpol

AYOJAKARTA.COM - Partai NasDem lagi-lagi tak diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pertemuan para ketua umum partai politik (parpol).

Diketahui bahwa pada Selasa malam tanggal 2 Mei 2023 kemarin, Jokowi mengumpulkan para ketum parpol koalisi pemerintahan di Istana Merdeka.

Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh tidak datang ke pertemuan tersebut, padahal semua ketum parpol pro pemerintah terlihat hadir seluruhnya.

Baca Juga: Ketum Parpol Temui Presiden, Prabowo Subianto Sebut Ada Titipan dari Jokowi, Apa?

Hadir diantaranya yakni Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKH Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Mardiono.

Setelah pertemuan selesai, tampak kelima ketua umum partai politik tersebut memperlihatkan salam kompak, sedangkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri telah keluar terlebih dahulu dari Istana.

Pada momen tersebut, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan silaturahmi halal bihalal pasca momen Lebaran Idul Fitri.

Baca Juga: Besok Presiden Jokowi Tinjau Langsung Jalan Rusak yang Viral di Lampung

Terkait dengan pembahasan dalam pertemuan, ia mengaku bahwa membicarakan mengenai tantangan, capaian pembangunan, dan tantangan ke depan.

“Silaturahmi halal bihalal, ini adalah partai-partai pendukung pemerintah,” ujar Airlangga Hartarto, Rabu (3/5/2023) dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV. 

“Tentu dibahas mengenai capaian-capaian pembangunan dan tantangan-tantangan ke depan. Spesifik lebih bahas tentang ekonomi ke depan terkait juga tantangan middle income,” sambungnya.

Baca Juga: Lampung Sulap Jalanan Rusak Jadi Mulus Jelang Kedatangan Jokowi, Bak Kisah Roro Jonggrang!

Saat ditanya soal NasDem yang tidak terlihat hadir dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyebut bahwa pihaknya belum mengetahui alasan mengapa partai besutan Surya Paloh tidak turut hadir.

Ternyata dengan tidak diundangnya Surya Paloh selaku ketua umum pro pemerintah merupakan kali yang kedua.

Adapun pertemuan pertama yang dimaksud yakni ketika Jokowi bertemu dengan para ketua umum parpol koalisi pemerintahan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

Baca Juga: Ketar-Ketir! Jokowi akan Tinjau Jalan Rusak di Lampung, Gubernur dan Bupati Kerahkan Alat Berat Siap Lembur

Pertemuan ini terjadi pada Minggu 2 April 2023. Meskipun demikian Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyampaikan tak mempermasalahkan hal tersebut.

Baginya diundang ataupun tidak merupakan hak dari penyelenggara acara ataupun hak dari tuan rumah.

Memang renggangnya hubungan antara Jokowi dan NasDem telah terasa sejak beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: PANIK? Presiden Jokowi Bakal Kunjungi Lampung, Pejabat Daerah Auto Sibuk Sampai Sewa Helikopter!

Ternyata ada beberapa momen Partai NasDem yang diduga sudah mulai diacuhkan oleh Presiden Joko Widodo.

Salah satunya ketika Jokowi tak menghadiri perayaan HUT Partai NasDem ke-11 yang digelar pada tanggal 11 November 2022.

Pada perayaan HUT ke-11 NasDem memang dilakukan secara internal dan tidak juga mengundang partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan yakni PKS dan Demokrat.

Baca Juga: Mungkinkah Cawapres Ganjar Pranowo Berasal dari Lingkungan Jokowi? Sekjen PDIP Jelaskan Hal Ini!

Momen tidak  hadirnya Jokowi diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali yang menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengundang Jokowi dan partai politik lain.

Ia menyebut bahwa tidak ada pihak eksternal lain yang diundang dalam perayaan HUT Partai NasDem.

Di saat yang sama, Jokowi juga harus melakukan tugas kenegaraan, saat itu orang nomor satu di Indonesia menghadiri KTT ASEAN ke-40 dan 41.

Baca Juga: PDIP Buka Suara Soal Cawapres Ganjar Harus dari Lingkungan Presiden Jokowi, Siapa Sosok Tersebut?

Perlu diketahui bahwa beberapa saat yang lalu Partai NasDem telah resmi mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres).

Pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2023 bersama partai politik lain yang tergabung dalam Koalisi Perubahan yakni Partai Demokrat dan PKS.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Desi Kris