AYOJAKARTA.COM - Kabar kedekatan Sandiaga Uno dengan PPP semakin terendus sewaktu menghadiri Hari lahir PPP pada 17 Februari 2023 lalu.
Pada awal tahun, Sandiaga Uno juga sudah terlihat mesra setiap kali menghadiri acara partai acara partai berlambang kabah ini.
Di acara harlah PPP ke 50 tersebut itulah, rumor yang menyebut Sandiaga Uno akan digaet semakin santer terdengar.
Baca Juga: Kamu Tidak Sendiri! Tanggapi Viral Hens Motor, Review Googlenya Ternyata Bikin Geleng-geleng
Bahkan kalimat-kalimat yang mengisyaratkan Ketum PLT PPP Mardiono akan meminjam Sandiaga Uno dari Gerindra sempat menjadi guyonan.
“Pak Mardiono tadi menyampaikan, pinjam dulu, Pak Prabowo bilang, jangan provokasi,” ujar Sandiaga Uno dengan senyum terbuka.
Dalam keterangannya kepada media saat itu, Sandiaga Uno secara terbuka menyampaikan akan mengikuti arahan yang telah disampaikan oleh Prabowo selaku pimpinan.
Penantian publik terkait dengan keputusan Sandiaga kemudian terjawab pada hari kedua setelah perayaan Idul Fitri.
Baca Juga: Hati-Hati Akhir Zaman! Buya Yahya Ungkap Begini Ciri Pemuda Terbaik, Yuk Amalkan
Sandiaga Uno menyatakan mundur dari Dewan Pembina Partai Gerindra dan memutuskan bergabung dengan PPP.
Sehubungan dengan mundurnya Sandiaga Uno dari Partai Gerindra, hal tersebut menurut Sandi merupakan hasil dari kontemplasi panjang.
“Tanggal 2 Syawal kemarin di hari kedua lebaran, saya mengambil keputusan dengan mengundurkan diri,” ujar Sandi.
Selama bulan Ramadan, Sandi mengaku telah melakukan dialog-dialog panjang bersama dengan Prabowo Subianto.
Derasnya harapan publik dari berbagai kalangan yang sampai ke telinga, membuat Sandi memutuskan untuk mengganti platform perjuangan.
“Dalam politik, kita harus mempersatukan apa yang menjadi pemikiran kita, dan itu sah-sah saja,” imbuh Sandi.
Adanya geliat yang menyebut bahwa peran Sandi di dalam Partai Gerindra kurang mendapat tempat, Sandi memberi tanggapan.
Menurutnya, baik atau bijaknya sebuah keputusan akan berdampak dan terlihat pada beberapa tahun yang akan datang.
“Bukan tidak didengar menurut saya, dalam memperjuangkan sesuatu kita harus mengambil keputusan, berat ataupun tidak,” jelas Sandi.
Baca Juga: Buntut Kasus Penganiayaan Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin Hasibuan Akan Segera Jalani Sidang Etik
Adanya anggapan bahwa proses keluarnya Sandi dari Gerindra dilakukan dengan cara kurang etis, Sandi memberi pernyataan.
“Saya sudah menyampaikan sebelumnya saat kita bertemu, dan konteks itu tidak perlu diperdebatkan,” ujar Sandi.
Lebih lanjut, Sandi menyebut bahwa semua mekanisme sebagaimana diatur dalam partai sudah dilakukan.
“Masuk tampak muka, keluar tampak punggung, dan saya mengambil keputusan ini bukan dari belakang layar,” tambahnya.
Lebih dalam lagi, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa keinginannya untuk pamit dari Partai Gerindra sudah mengganggu pikirannya sejak lama.
Demikian kabar dibalik mundurnya Sandiaga Uno yang dikutip Ayojakarta pada Senin, 1 Mei 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***