AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) tegas mengatakan pemerintah harus bertindak untuk masalah KKB di Papua.
Seperti yang diketahui Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat ini tengah menyandera pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens.
Menurut Mahfud MD sangat mudah untuk menumpas KKB di Papua ini.
Baca Juga: Terungkap! Mahfud MD Sebut Ada Dua Kendala TNI-Polri Bebaskan Pilot Susi Air dari KKB Papua
"Kalau hanya menumpas (KKB), itu sangat mudah, karena melindungi masyarakat sipil juga menjadi tugas negara, tapi tentu kami tidak boleh diam dalam menghadapi pemberontak. Itu kata kunci berikutnya," kata Mahfud MD dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Metro TV.
Mahfud MD memberikan keterangan tersebut usai mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton di Kabupate Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22/4).
Sementara itu TNI dan Polri hingga saat ini masih mempersiapkan strategi untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia baru tersebut.
Meskipun menurutnya mudah, ada dua hal yang menjadi masalah dalam menumpas KKB ini.
"Sebenarnya ada dua kesulitan. Pertama, sandera dijadikan tameng hidup atau menjadi perlindungan diri KKB. Ketika kita bergerak, mereka mengancam akan membunuh (sandera), sedangkan kita sebagai negara yang beradab harus bisa melindungi warga negara asing," ungkap Mahfud MD.
Selain itu, masalah kedua yang menjadikan KKB sulit diatasi adalah mereka memanfaatkan anak-anak dan perempuan dijadikan tameng.
Baca Juga: Beda Penetapan Hari Raya Idul Fitri 2023, Mahfud MD: Jangan Sampai Menimbulkan Perpecahan!
Yang mana dijadikan alat untuk perlindungan KKB dari pergerakan TNI dan Polri.
Maka dari itu, Mahfud memintah semua pihak untuk bersabar, karena pemerintah saat ini sedang mengupayakan keselamatan semua pihak dengan menyusun rencana yang tepat.
Philip Mark Mehrtens disandera KKB setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan sejak 7 Februari 2023 hingga saat ini.
Selain disandera, pasukan KKB juga membakan pesawat yang ditunggangi Philip yang diketahui pesawat dengan jenis Pilatus Porter milik Maskapai Susi Air.***