AYOJAKARTA.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi diusung oleh PDIP sebagai calon presiden atau Capres 2024.
Penunjukkan Ganjar Prabowo sebagai Capres 2024 ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Namun, setelah resmi ditunjuk sebagai Capres 2024 tak serta merta menjadi jalan mulus Ganjar Pranowo untuk bisa menang di Pilpres 2024 mendatang.
Terlebih, setelah Ganjar Pranowo dituding sebagai penyebab batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Akibatnya, Ganjar Pranowo banyak menerima bullyan, terutama dari kalangan milenial.
Bahkan banyak masyarakat yang mengaku ogah untuk mendukung Ganjar jika ia maju sebagai Capres 2024.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Resmi Diusung PDIP Sebagai Capres di Pemilu 2024, Begini Harapan Besar Sahabat Ganjar
Kini, Ganjar pun memiliki PR besar untuk bisa menang di Pilpres 2024.
Dilansir AyoJakarta.com dari suara.com, Ganjar dinilai punya PR besar untuk bisa menggaet
para milenial karena pernyataannya soal menolak timnas Israel.
Hal itu diungkapkan oleh analis politik Universitas Diponegoro (Undip), Yuwanto.
Yuwanto mengatakan jika imbas pernyataan Ganjar itu membuat banyak kaum milenial yang mengidolakan dirinya justru berbalik memberikan krtikan pedas.
"Namun, saya kira ini tergantung bagaimana Ganjar dan tim suksesnya bisa meyakinkan kembali anak-anak muda," ujar Yuwanto.
Yuwanto mengatakan bahwa nasib Ganjar kelak tergantung dengan dirinya sendiri, terlebih elektabilitasnya yang sempat turun.
"Saya rasa ini bisa disubstitusi dengan hal-hal yang lebih konstruktif dan prospektif ke depannya bergantung apa yang dilakukan Ganjar," ungkapnya.
Di sisi lain, Yuwanto mengatakan bahwa PDIP akan 'mati-matian' untuk memenangkan Ganjar di Pilpres 2024 mendatang.
Terlebih ada sosok Presiden Jokowi yang hadir saat Megawati mengumumkan Ganjar sebagai Capres dari partai banteng moncong putih itu.***