News

TikToker Bima disebut Hina Pemprov Lampung, Staf Presiden: Enggak Ada Masalah, Kritik Itu Dilindungi!

Oleh: Christy Ayu Saputri Selasa 18 Apr 2023, 19:19 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Joanes Joko

AYOJAKARTA.COM-- TikToker Bima Yudho Saputro belakangan ini menjadi viral usai mengkritik Pemerintah Daerah Lampung dengan kata "dajal" berujung dilaporkan.

Bima diketahui mengkritik persoalan infrastruktur di kampung halamannya lantaran tidak ada kemajuan.

Usai Bima dilaporkan karena hal tersebut, sejumlah warganet pun lantas berbondong-bondong mengamini kritikan Tiktoker tersebut dengan mempublikasikan kondisi jalan Lampung yang rusak parah.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Libur Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK 2023

Merespon reaksi anti kritik Pemprov Lampung, Staf Presiden menyampaikan bahwa kritik Bima soal jalan rusak harus diapresiasi.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Joanes Joko menyampaikan bahwa Kritik yang disampaikan oleh Bima tersebut harus dilihat secara utuh tidak bisa sepotong-sepotong.

"Secara konteksnya kan kalau kita ikuti secara utuh apa yang disampaikan Bima itu kan sebenarnya fakta dan kalau kita melihat itu hanya dipotong teks demi teks ya tentu penafsiranya akan berbeda," kata Joanes seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (18/4.2023).

Joanes secara tegas menyampaikan bahwa Kantor Staf Presiden mengambil posisi bahwa apa yang dilakukan oleh Bima adalah sebuah kritik membangun.

Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata, RA Kartini Disebut Penyair Prosa Lirik, Kok Bisa?

Adapun kritik yang disampaikan Bima terhadap Pemprov Lampung tersebut sesungguhnya dilindungi dan sah oleh undang-undang.

"Posisi tegas dari kantor staf presiden bahwa yang namanya masukan yang namanya kritik itu dilindungi dan sah oleh undang-undang. Enggak ada masalah," ujarnya.

Joanes menyebut kritik Bima seharusnya bisa dilihat sebagai sebuah pil pahit, oleh karena itu menyikapinya harus dengan perbaikan demi kemajuan Pemprov Lampung.

"Karena memang faktanya kalau kita lihat dan saya sudah melakukan kroscek dengan teman-teman jaringan masyarakat sipil di Lampung, ya apa yang disampaikan Bima itu memang fakta yang ada gitu," kata Joanes.

Baca Juga: Heboh! Seorang Pemudik Tak Sadar Kehilangan Istrinya yang Sudah Tertinggal 2 Kabupaten, Tersadar Gara-gara Ini

Terkait soal kritik, Joanes menekankan bahwa Kantor Staf Presiden sendiri menyikapinya dengan menerima semua masukan masyarakat yang ada secara seluas-luasnya.

"Kalo kantor staf presiden saat ini apapun masyarakat memberikan masukan, masyarakat memberikan kritik dibuka seluas-luasnya dan memang karena kritik itulah pembangunan yang dipimpin oleh pak Jokowi itu bisa berjalan," papar Joanes.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Vincensia Enggar Larasati