AYOJAKARTA.COM – Hakim dalam sidang vonis AG menyampaikan bahwa hingga saat ini para pelaku kasus penganiayaan David Ozora tidak membayar biaya rumah sakit perawatan David sepeserpun termasuk Mario Dandy dan Shane Lukas.
Padahal David Ozora yang mengalami penganiayaan berat oleh Mario Dandy telah koma selama 8 hari dan berada dalam perawatan intensif ICU selama lebih dari 50 hari. Namun baik dari pihak tersangka mario Dandy, Shane Lukas dan AG tidak membantu biaya rumah sakit tersebut.
Hal ini membuat publik tercengang karena diketahui bahwa Mario Dandy merupakan anak dari pegawai pajak yang memiliki harta fantastis.
Baca Juga: 5 Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan, Memperoleh Lailatul Qadar Hingga Khatam Al Quran
Menurut kabar yang beredar sempat ada tawaran dari tersangka penganiayaan dan orang lain yang iba untuk membiayai biaya rumah sakit David, namun ditolak oleh keluarga David. Saat ini David masih berada dalam perawatan Rumah Sakit Mayapada.
Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina akhirnya buka suara mengenai biaya rumah sakit untuk perawatan David.
Informasi tersebut disampaikan oleh Jonathan Latumahina pada akun Twitternya @seeksixsuck. Jonathan mengaku baru buka suara mengenai biaya rumah sakit David karena ia merasa hal tersebut tidaklah penting.
Namun karena semakin banyak isu-isu simpang siur mengenai biaya rumah sakit perawatan David maka Jonathan menjelaskan bahwa semua biayanya sudah ditanggung oleh suatu pihak.
Pihak tersebut adalah asuransi yang sudah lama Jonathan ikuti untuk anaknya. Adapun biaya rumah sakit yang bisa ditanggung oleh asuransi tersebut pun cukup banyak yaitu mencapai Rp 16 miliar.
“Gini ya netizen-netizen yang sotoy dan netizen-netizen bayaran tikus, David itu biaya rawatnya dijamin prudential karena gue udah join lama. Yang ditanggung pruden sampai 4 M + 12, kalau mau tanya @nyonyakepiting aja,” ketik Jonathan.
“Gue bukannya males jawabin isu-isu itu dari dulu, menurut gue ga penting aja,” lanjutnya.
Meskipun David mengalami penurunan fungsi otak tetapi saat ini David menunjukkan perkembangan kesembuhan yang berarti.
Cedera otak yang dialami David membuatnya mengalami short term memory sehingga ingatannya masih lompat-lompat.
Maka dari itu David mempelajari semua hal dari awal, seperti membaca dan berhitung. David yang sebelumnya tidak bisa berbicara setelah sadar dari koma, saat ini sudah bisa berbicara dan sedang menjalani terapi agar bisa berjalan seperti sedia kala.***