AYOJAKARTA.COM – Sidang AG dalam kasus penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy yang digelar secara tertutup ternyata menguak fakta menarik bahwa ada saksi ahli yang merasa sakit hati setelah dimintai keterangannya.
Saksi ahli tersebut merupakan Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri yang semula merasa janggal karena hadirnya ia pada sidang AG kekasih Mario Dandy, hanya selama 20 menit saja, sangat berbeda dengan sidang sidang pada umumnya yang pernah ia datangi yang membutuhkan kehadirannya sekitar 3 – 5 jam.
Dalam sidang AG, Reza Indragiri hadir karena undangan dari pihak pelaku yang terlibat dalam penganiayaan oleh Mario Dandy. Dalam kesaksiannya ia hanya mendapat pertanyaan dari Penasehat Hukum AG saja.
Baca Juga: Wajib Tahu! Bukan Jalur Dalam, Inilah 5 Tips Lolos Seleksi Sekolah Kedinasan 2023
Sedangkan pada sidang lainnya yang pernah ia ikuti, ia sebagai saksi ahli akan mendapat pertanyaan dari Jaksa dan juga Hakim.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (11/4/2023), melalui informasi dari Pengamat Hukum Pidana Aristo M. Pangaribuan, ia mengetahui bahwa kehadirannya dalam sidang adalah sia-sia.
Pasalnya menurut Aristo, sering kali Jaksa dan Hakim sudah memiliki tuntutan bahkan sebelum sidang berjalan. Hal ini bisa terjadi karena masing-masing dari Jaksa dan Hakim telah memiliki berkas yang disusun oleh penyidik.
Jadi Hakim dan Jaksa sudah bisa mempelajari kasus melalui berkas tersebut dan sudah bisa menghitung tuntutan maupun vonis dan ketika saksi ahli hanya datang ke dalam sidang untuk melakukan debat yang sifatnya teoritis, Aristo menganggap kehadiran saksi ahli tersebut akan sia-sia.
Baca Juga: Wahyu Kenzo Terlibat Tindak Pencucian Uang, Nama Raffi Ahmad Kembali Terseret: Mana Gue Tahu
Mengetahui hal tersebut, Reza Indragiri menyampaikan bahwa pada persidangan kasus lain ia merasa telah memberikan manfaat dengan kesaksiannya.
Berbeda halnya ketika dalam persidangan anak AG, Reza Indragiri merasa kehadirannya tidak terlalu berkontribusi dan membuat terang perkara.
“Kalau di persidangan lain ketika saya selesai memberi keterangan sebagai saksi ahli, saya keluar dari ruang sidang itu dengan kepala yang letih luar biasa tapi dengan hati yang lega. Letih luar biasa karena anggaplah seluruh perspektif sudah saya hidangkan di persidangan,” kata Reza Indragiri.
Baca Juga: Skandal Firli Bahuri Mencuat, Mantan Pimpinan KPK Ikuti Unjuk Rasa Minta Ketua KPK Dicopot
“Tapi suasana hati yang berbeda saya rasakan di persidangan tempo hari. Saya keluar dari ruang sidang dengan kepala yang tetap segar bugar tetapi hati yang letih. Karena saya merasa sepertinya tidak terlalu berkontribusi bagi proses hukum ini,” lanjutnya.
Aristo M. Pangaribuan menduga hal seperti ini akan kembali terjadi pada persidangan tersangka Mario Dandy dan Shane Lukas.***