AYOJAKARTA.COM--Indonesia dapat mengikuti SEA Games di Kamboja setelah berhasil terhindar dari sanksi berat FIFA, meskipun batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan rasa syukurnya atas keputusan FIFA memberikan sanksi administrasi kepada PSSI.
Bagi Erick Thohir sanksi administrasi yang diberikan FIFA menjadi pembelajaran dan berkah bagi sepak bola Indonesia yang terus berbenah dalam semua sektor.
Erick Thohir menambahkan, dirinya mendatangi FIFA sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi untuk melakukan negosiasi dan mempresentasikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Ini Tanggapan Ketua DPR RI Puan Maharani: Jadikan Pengalaman!
"Sesuai arahan Presiden @jokowi, saya bernegosiasi sekaligus mempresentasikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia kepada FIFA," Ungkap Erick Thohir dalam keterangannya melalui akun Twitter pribadi.
Dalam pertemuan dengan Presiden FIFA, Erick juga menjabarkan komitmen pemerintah Indonesia dalam merenovasi 22 stadion yang dapat dipakai untuk kegiatan tim nasional dan liga.
Putusan FIFA memberikan sanksi ringan kepada Indonesia dan memungkinkan Timnas U-22 Indonesia untuk ikut pertandingan SEA Games di Kamboja yang akan berlangsung akhir bulan ini.
Timnas U-22 Indonesia berada di grup A bersama dengan tuan rumah Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste.
Diketahui penyelenggaraan Piala Dunia U20 mendapatkan penolakan dari sejumlah kepala daerah, namun ini tidak mencerminkan sikap pemerintah secara keseluruhan.
Baca Juga: Aman dari Sanksi Berat FIFA, Indra Sjafri Adakan Syukuran untuk Timnas U22: Ini Harapannya
Sanksi ringan yang diberikan FIFA kepada Indonesia dianggap wajar oleh pengamat karena komitmen dan persiapan yang telah dilakukan sebelumnya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Sehingga Erick Thohir mengungkapkan lega atas keputusan tersebut dan jauh dari ekspetasinya perihal dikucilkan dari sepak bola.
"Hasilnya, Indonesia hanya diberi sanksi administrasi, bukan sanksi berat dikucilkan dari sepak bola. Alhamdulillah," Ujar Erick Tohir.
Keputusan FIFA juga mencerminkan pentingnya posisi Indonesia dalam percaturan sepak bola global.
Atas sanksi ringan FIFA untuk Indonesia, Timnas U22 Menggelar syukuran dan buka bersama sekaligus. Dengan sanksi administrasi ini, berarti FIFA tidak memberikan sanksi larangan bertanding di event internasional, salah satunya yang terdekat adalah SEA Games.
"Alhamdulillah, tadi malam sudah dapat kabar dari Ketua PSSI langsung, alhamdullillah kita tidak disanksi yang berat. dan kita masih bisa ikut pertandingan-pertandingan internasional, khususnya SEA Games, "ujar pelatih Timnas U22 Indra Sjafri dikutip dari Youtube KompasTv, 8 April 2023.