AYOJAKARTA.COM - Nama Ganjar Pranowo sempat menjadi bulan-bulanan warganet setelah pembatalan ajang Piala Dunia U-20 beberapa waktu lalu.
Pernyataan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah yang menolak kedatangan Timnas Israel dianggap warganet sebagai penyebab gagalnya event sepak bola tersebut.
Meski mendapat penolakan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka yang merupakan Wali Kota Solo justru menanggapi berbeda.
Dalam keterangan kepada awak media terkait U-20, Solo yang masih dalam cakupan tanggung jawab Gubernur Jawa Tengah bersedia menjadi tuan rumah.
Baca Juga: Erick Thohir Bilang FIFA Hanya Beri Kartu Kuning, Inilah Sanksi yang Didapat Indonesia
Adanya pernyataan berbeda yang lahir dari kedua pemimpin asal PDIP tersebut membuat publik kembali berpolemik.
Masyarakat banyak menilai antara Ganjar Pranowo dengan Gibran Rakabuming Raka telah terjadi sesuatu yang tidak harmonis.
Terlebih, ketika Gibran Rakabuming Raka yang juga Wali Kota Solo tersebut mendadak mengunjungi Gubernur Jawa Tengah.
Kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke Ganjar Pranowo semakin membuat publik berani berspekulasi mengenai hubungan kurang akur dari kedua kader PDIP tersebut.
Sehubungan dengan adanya anggapan publik tersebut, Yunarto Wijaya yang merupakan Direktur Eksekutif Charta Politika juga tidak menampik dugaan itu.
Meski demikian, Yunarto Wijaya menilai bahwa pertemuan antara Ganjar Pranowo dengan Gibran Rakabuming Raka justru merupakan hal menarik dan unik.
“Gibran adalah bawahan Ganjar, Gubernur Jawa Tengah dengan Wali Kota Solo, tapi Ganjar juga adalah bawahan dari Ayahnya Gibran,” ujar Yunarto Wijaya.
Adanya anggapan bahwa pernyataan Gibran terkait U-20 merupakan bentuk perlawanan terhadap Ganjar yang mengabaikan presiden, dinilai hal wajar oleh Yunarto Wijaya.
Baca Juga: Waduh! Dampak Tolak Kehadiran Israel di Piala Dunia U20, Elektabilitas Ganjar Pranowo Terjun Bebas
Lebih lanjut, Yunarto Wijaya berspekulasi bahwa pertemuan tersebut merupakan cara Presiden Joko Widodo untuk meredam reaksi publik.
“Dalam konteks politik, mereka ingin menunjukkan bahwa keduanya tidak ada masalah dan jangan sampai ditarik ke ranah politik praktis,” imbuh Yunarto Wijaya.
Dokumentasi foto momen pertemuan ketika Wali Kota Solo menemui Gubernur Jawa Tengah sempat diunggah ke akun Instagram pribadi Ganjar Pranowo.
Dalam unggahan foto tersebut, Ganjar Pranowo memperlihatkan sejumlah foto yang memberi kesan hubungan keduanya baik-baik saja.
“Seperti sumur yang tidak boleh kehilangan mata airnya, kita harus pandai menempatkan diri agar tetap berguna,” tulis Ganjar Pranowo dalam unggahan fotonya.
Lebih lanjut, Ganjar Pranowo juga menulis bahwa tua hanya sebatas bilangan angka, hitam dan putihnya rambut bukanlah menjadi pertanda bijaksana.
Sebelum menyudahi kalimat dengan mendoakan Wali Kota Solo, Ganjar Pranowo juga sempat memberikan makna tentang arti bijaksana.
Menurut Ganjar Pranowo, kebijaksanaan adalah sebuah keselarasan dan keseimbangan antara perasaan, perkataan serta perbuatan.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat 7 April 2023 dari akun Instagram @ganjar_pranowo.***