AYOJAKARTA.COM - Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil terlibat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK.
Kasus Bupati Meranti, Muhammad Adil telah disampaikan langsung oleh Ali Fikri, Juru Bicara Penindakan KPK.
Selain Bupati Meranti, KPK juga telah mengamankan puluhan orang lainnya yang terlibat dalam OTT.
Baca Juga: Pernah Sebut Kemenkeu Iblis hingga Setan, Kini Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil Kena OTT KPK
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Metrotv pada Jumat 7 April 2023, KPK memyebut bahwa kasus Muhammad Adil juga terkait pemberian dan penerimaan sejumlah uang.
“Diduga terkait dengan adanya pemberian dan penerimaan sejumlah uang penyelenggaraan negara dalam hal ini adalah Bupati Kepulauan Meranti,” kata Ali Fikri.
Selain itu, Bupati Meranti juga menduga adanya pemotongan anggaran dari dinas pemerintah Kabupaten Meranti.
“Termasuk juga ada dugaan pemotongan terhadap anggaran-anggaran dari dinas-dinas yang ada di pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau,” kata Ali Fikri.
Baca Juga: Bupati Meranti Terjaring OTT KPK, Sejumlah Pejabat Pemkab Ikut Diamankan
Dalam kasus ini, KPK menduga bahwa adanya potongan anggaran dinas yang dipotong dengan presentase tertentu yang kemudian disetorkan peda Bupati Meranti.
“Informasi awal yang kemudian masuk di KPK ini kan anggaran uang pekerjaan dari masing-masing dinas yang kemudian diduga dipotong dengan presentase tertentu yang disetorkan kepada Bupati Meranti,” ujarnya.
Terkait adanya dugaan uang hasil korupsi Muhammad Adil, diduga akan digunakan untik pencalonan gubernur.
Hal itu telah dikonfirmasi oleh Ali Fikri, bahwa KPK mengindikasi adanya kecurangan tersebut.
Baca Juga: Bupati Meranti Terjaring OTT KPK, Hartanya Capai Miliaran Hingga Punya 74 Bidang Tanah
Sebab tahun ini adalah tahun politik yang mendekati 2024.
“Informasi awal yang kami terima ada indikasi itu, sehingga ini pasti kami dalami lebih lanjut termasuk tadi motifnya apakah terkait dengwn pencalonan gubernur,” ujarnya.
KPK mengaku akan lebih mendalami dugaan tersebut.
Hinga kini Bupati Meranti telah dibawa ke KPK Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.***