AYOJAKARTA.COM - Aksi sadis dukun palsu pengganda uang di Banjarnegara bernama Mbah Slamet sungguh mengejutkan publik.
Pasalnya tak hanya berhasil melakukan penipuan ia bahkan merenggut nyawa para korban karena merasa kesal kerap kali ditagih hasil penggandaan uang yang dijanjikannya.
Kasus inipun terbongkar karena adanya laporan dari pihak keluarga korban, yakni seorang warga Sukabumi bernama PO (53).
Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @infocepatbanjarnegara pada Selasa (4/4/2023), menurut keterangan keluarga korban, PO sempat mengirimkan pesan kepada anaknya yang berisi lokasi rumah tersangka Mbah Slamet pada 23 Maret 2023.
Isi pesan tersebut dibacakan oleh Kapolres Banjarnegara Ajun Komisaris Besar Hendri Yulianto yang meminta sang anak untuk datang mencarinya ke lokasi yang dikirim bersama aparat jika sampai Minggu tak ada kabar darinya.
"Ini di rumahnya Pak Slamet. Buat jaga-jaga kalau umur ayah pendek, misal ayah tidak ada kabar sampai Minggu, langsung saja ke lokasi," ujar Kapolres Banjarnegara Ajun Komisaris Besar Hendri Yulianto.
Hingga kini total korban Mbah Slamet mencapai 11 orang.
Pihak Kepolisian masih terus mendalami kasus pembunuhan berencana tersebut.
Baca Juga: Fakta Terbaru Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Gaet Korban dari Luar Daerah Melalui Media Sosial
Atas perbuatan kejinya, Mbah Slamet terancam pidana dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.
Kendati demikian, sebenarnya sepak terjang Mbah Slamet telah diperingatkan oleh warganet sekitar setahun lalu pada sebuah grup di Facebook pada 3 April 2022.
"Kembali ke pos, hati-hati kalau kenal Slamet/ Tuheri alamat Balun, Wanayasa, ternyata itu dukun tipu-tipu sudah banyak korban," tulis salah satu pengguna Facebook dengan akun Sastro Jendro.
Tak hanya itu, salah satu warganet yang melihat postingan Facebook tersebut bahkan membagikan foto si dukun abal-abal supaya cepat diamankan oleh aparat.
Namun ternyata hingga saat itu, ia masih bebas berkeliaran hingga laporan salah satu korban membuka aksi sadis Mbah Slamet tersebut.***