AYOJAKARTA.COM - Tersangka dugaan penerimaan gratifikasi Rafael Alun Trisambodo akhirnya mengenakan rompi berwarna oranye dan resmi ditahan oleh pihak KPK (3/4/2023).
Saat menggelar konferensi pers, KPK memperlihatkan sejumlah barang yang disita seperti tas mewah dan uang tunai.
Selain itu pihak KPK juga menyampaikan bahwa alasan penahan Rafael dilakukan karena ditakutkan ia akan melarikan diri.
Beberapa fakta baru pun akhirnya terungkap setelah penahanan Rafael dilakukan oleh pihak KPK atas kasus gratifikasi yang menjeratnya.
Setelah sebelumnya muncul sosok artis berinisial R yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencucian uang, ada pula pihak lain yang juga punya keterlibatan.
Iskandar Sitorus selaku pendiri Indonesian Audit Watch menjelaskan jika ada sejumlah selebritis dan grup band yang terlibat dalam kasus Rafael.
Iskandar menyampaikan bahwa keterlibatan beberapa selebritis tersebut diketahui terkait dengan pemanfaatan program tax amnesty dari pemerintah.
"Setelah kasus ini kita baru temukan bahwa Rafael terkonsolidasi dengan korporasi yang bergerak di bidang konstruksi dan beberapa bidang lain, itulah yang sampai menyasar inisial R tersebut," ucap Iskandar Sitorus dikutip dari akun YouTube KOMPASTV (3/4/2023).
"Rafael terkonsolidasi atas upaya-upaya untuk mengikuti program pemerintah yakni pengampunan pajak (tax amnesty), disitulah konsolidasi terkorelasi dana-dana atau uang terhadap puluhan selebriti dan beberapa grup band," lanjutnya.
Namun dalam kesempatannya saat berbicara disalah satu stasiun televisi, Rafael sempat memberikan keterangan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa sosok berinisial R tersebut, dia juga mengatakan bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai koneksi dengan artis siapapun.
"Saya nggak kenal dengan artis satupun, saya nggak punya koneksi dengan artis manapun, silahkan disikapi artis itu siapa, karena saya tidak pernah mengenal artis," ucap Rafael Alun.
Hingga kini pun publik masih menanti-nanti terkait dibongkarnya sosok artis berinisial R tersebut, atau artis lain yang diduga terkait dengan tindak pidana yang saat ini menjerat Rafael.***