AYOJAKARTA.COM--Langkah Anies Baswedan untuk maju Pilpres 2024 sepertinya akan semakin mudah.
Meski sempat terganjal kasus Formula E, namun rupanya hal itu tidak sama sekali tidak mengganggu elektabilitas Anies sebagai capres.
Terbaru, Anies Baswedan bahkan kembali diinformasikan mendapat sinyal dukungan penuh dari sebuah organisasi.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Republika.co.id pada Minggu (2/4/23), dukungan terbaru bagi Anies Baswedan tersebut diberikan oleh Organisasi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Sulawesi Selatan.
Tak hanya memberikan dukungan saja, namun Anies Baswedan juga disebut sudah memiliki tiket untuk menang Pilpres 2024 dibanding calon presiden lainnya.
Baca Juga: Disebut Usulkan Nama Cawapres Anies Baswedan, Jusuf Kalla Membantah
Soal tiket yang sudah dipegang Anies untuk memenangkan Pilpres 2024 tersebut disampaikan oleh Presidium KAHMI Sulsel bernama Ni’matullah Erbe.
“Saya kira, untuk sementara kita wait and see dulu,” ujar Ni’matullah Erbe pada Sabtu (1/4/23).
“Dan yang ada sekarang ini kan baru wacana-wacana,” lanjutnya.
Organisasi KAHMI juga menyebut jika Anies Baswedan sudah memiliki karcis atau tiket untuk menang Pilpres 2024 dari tiga partai.
Selain itu penandatanganan akta koalisi yang dilakukan Anies Baswedan juga 20 persen sudah lebih dari cukup untuk memudahkan langkahnya di Pilpres 2024.
“Yang sudah punya karcis yah Pak Anies,” kata Ni’matullah Erbe.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Kan sudah punya karcis tiga partai, sudah menandatangani akta koalisi dan lebih dari cukup untuk 20 persen.”
Untuk tiga partai yang mendukung penuh Anies Baswedan adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Karcis kemenangan Pilpres 2024 yang sudah dimiliki Anies Baswedan tersebut juga dipengaruhi oleh bakal Capres lain yang saat ini belum diketahui siapa saja.
“Sementara (bakal capres) yang lain kita belum lihat yang mana (memastikan maju),” kata Ni’matullah Erbe.
Namun Ni’matullah Erbe juga menegaskan untuk mendeklarasikan dukungan kepada Anies pihaknya menunggu arahan resmi dari KAHMI Pusat sambil melihat perkembangan situasi politik.
“Karenanya, di kami mungkin akan menunggu situasi dulu, meskipun secara moral, psikologis kami dukung Anies Baswedan,” kata Ni’matullah Erbe.