News

Waspada! Hoax Pendaftaran Bansos Ramadan 2023 dari Kemensos yang Beredar Melalui WhatsApp

Oleh: Awit Wiarni Selasa 28 Mar 2023, 11:16 WIB
Illustrasi. HOAX

AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memang sudah mengumumkan bahwa akan memberikan bansos Ramadan untuk masyarakat tetapi ada informasi hoax yang beredar soal pendaftarannya melalui aplikasi WhatsApp.

Telah beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang berisi pendaftaran bansos Ramadan dengan disertai link.

Kementerian Sosial sendiri tidak pernah membuka pendaftaran bansos melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.

Baca Juga: Baca Al Quran Tanpa Wudhu dan Tanpa Jilbab, Bolehkah? Simak Penjabaran Ustaz Adi Hidayat

Isi dari pesan berantai bansos Ramadan yang beredar adalah imbauan untuk segera mendaftarkan diri sebelum masa pendaftaran ditutup.

Adapun keterangan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya sedikitpun. Pada pesan tersebut bansos Ramadan dijanjikan akan dicairkan hanya dalam waktu 1x24 jam setelah mengisi link yang tertera.

“TELAH DIBUKA PENCAIRAN BANTUAN RAMADAN 2023. Segera daftarkan diri anda sebelum ditutup.

Baca Juga: Meresahkan! Bawa Kabur Uang Ratusan Juta, Aksi Perampokan Bersenjata di Cilacap Sebabkan 2 Orang Tertembak

1. Pencairan bantuan tidak dipungut biaya sepeserpun

2. Buka websitenya dan segera daftarkan diri anda untuk klaim bantuan Ramadan

3. Batas pendaftaran sampai dengan 1 Maret – 30 April 2023

Klik pada link di bawah ini untuk mendaftar. Setelah mendaftar pada link di atas, bantuan BLT Ramadan akan disubsidikan setelah 24 jam,” tulis isi pesan hoax.

Baca Juga: Gaya Hedon dan Barang Mewah Kasatlantas AKP Agnis Jadi Sorotan, Kapolres Malang: Pemberian Orang Tua

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram Kementerian Sosial RI @kemensori 28/3/2023), menegaskan bahwa Kemensos tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bansos.

Jadi pesan berantai pada aplikasi WhatsApp yang berisi tautan link pendaftaran bansos Ramadan dan mengatas nama Kementerian Sosial tersebut adalah hoax.

Ini merupakan ulah dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan diduga akan menyalahgunakan informasi yang didapat dari masyarakat.

Baca Juga: Menakjubkan! Pahala Sedekah di Bulan Ramadan Meski Hanya Sebiji Kurma, Ustaz Adi Hidayat: Berkali Lipat Pahala

Oleh karena itu Kemensos memberikan imbauan agar masyarakat berhati-hati dan tidak memberikan data diri ke tautan yang tidak jelas asal usulnya.

“Untuk menghindari penyalahgunaan informasi mapun kewenangan yang mengatasnamakan Kementerian Sosial, kami imbau masyarakat untuk tidak menyampaikan data diri melalui situs tersebut,” ketik Kemensos.

Perlu diketahui bahwa masyarakat yang akan menerima bansos Ramadan berupa beras sudah terdaftar oleh pemerintah yang mengambil datanya dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Baca Juga: Info KUR BRI 2023: Punya Sifat Jelek Dipastikan Tak Bisa Ajukan Pinjaman? Pihak Bank Ternyata Ngecek dari Sini

Sedangkan untuk bansos Ramadan berupa daging ayam dan telur merupakan masyarakat membutuhkan berdasarkan data dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional).

Jadi masyarakat tidak perlu untuk mendaftarkan diri karena Pemerintah sudah menyeleksi mana saja masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data yang ada.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Jinan Vania Barizky