News

Benny Harman Tanggapi Amplop Merah Diduga Berlogo PDIP Dibagikan ke Jemaah Tarawih: Diskriminasi, No Way!

Oleh: Linda Wati Senin 27 Mar 2023, 10:49 WIB
Beredar Amplop Berlabel PDIP dengan Isi Sejumlah Uang

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pengurus Masjid yang membagikan ampolop merah diduga berlogo PDIP.

Seorang pria memakai baju batik lengan panjang membagikan ampolop merah logo PDIP dan gambar bakal caleg kepada jemaah salat.

Sembari berzikir amplop merah berlogo PDIP dan bakal caleg itu dibagikan kepada jemaah Masjid.

Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Waktu Terbaik Sahur di Bulan Ramadan, Tunjukkan Sikap Taabudi, Apa Itu?

Video pria yang diduga pengurus Masjid yang membagikan amplop merah dengan logo PDIP dan gambar bakal caleg itu pertama dibagikan oleh akun Twitter @Aiek_Speechless yang kemudian dikutip AyoJakarta.com pada Senin, 27 Maret 2023.

Akun Twitter tersebut mencuitkan bahwa isi amplop merah tersebut sebesar Rp 300 ribu.

“Katanya Masjid tak boleh buat kegiatan POLITIK ?! Lalu, yg dilakukan @PDI_Perjuangan ini apa namanya ?! Bagi² amplop merah simbol PDIP isi Rp 300ribu,” tulis @Aiek_Speechless.

Menurut keterangan dari akun Twitter yang bersangkutan, kedua caleg dalam gambar amplop merah tersebut adalah Acmahd Fauzi dan MH. Said Abdullah.

“Achmad Fauzi, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep 2019-2024 & Bupati Sumenep Madura 2021-2024. MH. Said Abdullah, anggota & Ketua BANGGAR DPR RI dari Fraksi PDIP yg kedapatan naik jet pribadi & usulkan TDL 450VA Masyarakat Miskin dihapus. Said jadi anggota DPR RI sejak th 2004,” tulisnya.

Dikutip dari akun Instagram @terang_media, kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang dibagikan kepada jemaah tarawih.

Video berdurasi 30 detik itu terpantau telah ditonton lebih dari 300 ribu kali.

Postingan tersebut tentu menuai beragam komentar dari warganet.

Ada yang menyentil Bawaslu, ada juga yang menyentil sikap PDIP yang membagikan amplop tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Komisi III DPR, Benny Harman juga turut meresponnya.

Benny Harman mengatakan bahwa untuk tetap mengatakan sesuai dengan fakta.

“Katakan bener jika benar, katakan salah jika salah. Diskriminasi, No Way!#RakyatMonitor#,” tulis @BennyHarmanID.

Meski diduga hal itu dilakukan pada saat bulan Ramadan, namun sampai berita ini diturunkan belum dipastikan secara pasti kapan kejadian tersebut terjadi.***

Reporter Linda Wati
Editor Aulli R Atmam