News

Tak Pakai Helm, Bocah 15 Tahun Melaju Kencang hingga Terjadi Kecelakaan, Korban Sempat Koma Sebelum Meninggal

Oleh: Cita Aryani. M Jumat 24 Mar 2023, 13:46 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Aldo warga Lampung Timur yang naik Honda CBR kecelakaan di Tirtayasa Serang.

AYOJAKARTA.COM - Anak usia 15 tahun yang mengendarai motor R25 250cc belum lama ini menabrak korban bernama Vito Raditya.

Motor R25 itu melintas kencang saat Vito Raditya menyeberang jalan menggunakan Yamaha Jupiter bersama temannya.

Kejadian ini pun tak bisa dihindari Vito Raditya karena laju kendaraan yang begitu cepat. 

Baca Juga: Pilu! Begini Kondisi Terbaru Sang Ayah saat Tahu Istri dan Syabda Perkasa Belawa Meninggal Akibat Kecelakaan

Akibat kecelakaan ini Vito Raditya sempat mengalami koma.

Namun pada Senin (20/3/2023) pukul 19.45 WIB Vito telah menghembuskan nafas terakhirnya. 

Selain itu, anak yang menabrak Vito diketahui melajukan motornya dengan kecepatan yang tinggi di mana ia tidak memakai helm sebagai pelindung diri.

Baca Juga: Sempat Dijuluki ‘The Next Ginting’, Inilah Deretan Prestasi Syabda Perkasa Belawa yang Meninggal Kecelakaan

"Pelaku penabrakan umurnya masih 15 tahun yang berarti masih belum punya sim tapi bisa bawa kendaraan 250cc dengan sangat kencang, " kata akun Instagram @dashcamindonesia. 

Vito disebut mengalami luka retak di bagian tengkorak kepala, pendarahan di bagian tulang otak, patah di tulang pipi, pendarahan dan pembengkakan di paru-paru dan kaki patah serta luka terbuka.

Peristiwa ini tentunya merupakan pukulan terberat bagi keluarganya. 

Baca Juga: Pebulu Tangkis Syabda Perkasa Belawa dan Ibunya Meninggal Dunia dalam Kecelakaan, Begini Kronologi Lengkapnya!

Kecelakaan tersebut juga membuat anak usia 15 tersebut mengalami patah tulang di tangan. 

Namun, kondisi anak usia 15 tahun itu masih bisa terselamatkan. 

Selanjutnya pihak keluarga anak yang menabrak Vito tersebut mengaku siap bertanggung jawab.

Baca Juga: Kecelakaan Pemalang, Syabda Perkasa Belawa Sang Pemain Badminton Meninggal Dunia

Tetapi pihak keluarga Vito menolak bantuan tersebut lantaran hanya mengcover biaya rumah sakit selama tujuh hari. 

"Keluarga pelaku mengaku mau bertanggung jawab tapi ditolak keluarga korban karena keluarga pelaku hanya mau menanggung biaya selama 7 hari saja, " katanya kembali yang dikutip AyoJakarta.co, pada Jumat (24/3).

Setelah itu pihak keluarga pelaku juga tidak mempunyai etiket baik untuk meminta maaf kepada keluarga Vito.

Baca Juga: Profil Syabda Perkasa Belawa, Pemain Badminton Meninggal Kecelakaan Tol Pemalang

Mereka malah menuding keluarga Vito mengambil kesempatan atas kejadian itu. 

"Dan sampai sekarang tidak ada permintaan maaf dari keluarga pelaku dan keluarga pelaku sempat melontarkan perkataan bahwa keluarga korban nyari kesempatan," jelasnya lebih lanjut. 

Kasus ini pun di viralkan oleh Keaneric sebagai keluarga terdekat Vito yang mana ia masih memberikan update mengenai kelanjutan laporannya kepada pihak berwenang. 

Baca Juga: Kecelakaan Tol Pemalang Hari Ini, Pemain Badminton Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia

Di postingan tersebut ia juga mengumumkan bahwa setelah meninggalnya Vito, ia akan masih terus berjuang demi keadilan putra mereka. 

"Sekarang tugas kita melanjutkan perjuangan Vito. Kita akan terus berjuang agar Vito mendapatkan keadilan kita sangat butuh dukungan semua orang. Tolong kawal kasus ini. Agar pihak berwajib bisa bersikap seadil-adilnya, " tulis Keaneric yang diunggah pada postingan @dashcamindonesia.***

Reporter Cita Aryani. M
Editor Desi Kris