AYOJAKARTA.COM - Kabar Ganjar Pranowo akan berduet dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 makin santer beredar.
Wacana Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto akan berkoalisi tersebut makin santer usai acara panen raya di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kebumen, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Tak hanya Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang hadir dalam acara peninjauan lokasi panen raya tersebut, namun ada juga Presiden Jokowi.
Momen kebersamaan ketiganya kemudian diunggah oleh Ganjar Pranowo di laman Instagram pribadinya.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One pada Kamis (23/3/2023), namun Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDI Perjuangan memberi tanggapan berbeda soal momen panen raya tersebut sekaligus sebagai ajang menjodohkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto untuk maju Pilpres 2024.
Hasto Kristiyanto membeberkan bahwa saat ini partai PDIP sedang menyiapkan langkah soal siapakah yang akan diusung sebagai Capres di Pilpres 2024 nanti.
“Saya koreksi dulu bahwa PDI Perjuangan sudah menyiapkan banyak langkah secara simultan karena dalam pandangan pimpinan PDI Perjuangan sosok presiden,” ujar Hasto Kristiyanto.
“Wakil presiden, para Menteri itu harus di support oleh suatu kekuatan kolektif yang namanya partai politik yang menyatu dengan rakyat,” lanjutnya.
Sekjen PDIP tersebut juga mengatakan bahwa dewan PDIP akan menyiapkan hal-hal yang sangat penting seperti dewan dan juga saksi pemilu.
“Sehingga anggota dewan tentu yang kami persiapkan sangat penting, saksi-saksi pemilu sangat penting,” kata Hasto.
Selain itu Hasto menuturkan bahwa pada Senin kemarin PDIP sudah melakukan pembahasan mendetail soal draft visi misi capres.
Tinggal nanti menunggu Megawati Soekarnoputri mengambil keputusan bakal mengusung nama siapa dalam Pilpres kali ini.
Baca Juga: WADUH! Muhaimin Ancam Bubarkan Koalisi Jika Prabowo Lebih Pilih Ganjar Pranowo Daripada Dirinya
“Dan saat ini hari Senin kemarin kami baru saja melakukan pembahasan mendetail terkait dengan draft visi misi calon presiden dan agenda strategis dari calon presiden ketika nanti ibu Megawati Soekarnoputri mengambil keputusan,” jelas Hasto.
Lantas soal Hasto juga menanggapi soal kedekatan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang terlihat saat momen panen raya di Kebumen.
Menurut Hasto, hal tersebut bukanlah politik menjodohkan namun adalah politik substantif.
“Apa yang terjadi di Kebumen, kami tegaskan itu adalah politik substantif bukan politik jodoh menjodohkan karena secara konstitusi kewenangan berada di para pimpinan partai politik,” tegas Hasto.
Selain itu, Hasto juga membeberkan pesan yang ingin disampaikan oleh Presiden Jokowi melalui momen panen raya yang menghadirkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto seperti berikut.
“Pesan dari bapak Presiden Jokowi sangat jelas maka saya sependapat bahwa acara itu memang diskenario, didesain untuk membangun kesadaran tentang pentingnya politik pangan,” ujar Hasto.
“Agar kita impor ke depan dan ini yang akan diteruskan oleh calon presiden ini yang akan dilanjutkan oleh PDI Perjuangan dan ini pesan utama dari Presiden Jokowi terlebih sebentar lagi kita akan menghadapi musim kemarau ekstrim,” imbuhnya.***