AYOJAKARTA.COM - Rekonstruksi adegan penganiayaan oleh tersangka Mario Dandy Satrio kepada korban David Ozora telah dilakukan pada Jumat (10/3/2023).
Terdapat 23 adegan yang harus diperagakan oleh Mario Dandy sesuai dengan BAP yang sudah ia tulis dan tanda tangani.
Diketahui bahwa dalam video penganiayaan yang beredar, Mario Dandy melakukan pukulan dan juga tendangan ke perut dan juga kepala David yang sudah tersungkur tidak berdaya.
Mario Dandy bahkan melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo setelah melakukan tendangan yang seolah-olah merupakan tendangan bebas.
Baca Juga: Curhat Diteror, Dolfie Rompas Kuasa Hukum Mario Dandy justru Dihujat Netizen, Kenapa?
Rekonstruksi penganiayaan pada adegan tendangan tersebut diunggah oleh salah satu akun Twitter yang kerap kali memberikan informasi mengenai sepak bola.
Akun Twitter tersebut adalah @idextratime, dikutip AyoJakarta.com pada Sabtu (11/3/2023), telah diunggah video rekonstruksi Mario Dandy dengan tulisan “Kena mental kau..,”.
Baca Juga: Tak Patut! Terungkap AG Sempat 'Sebat' di Depan David Ozora yang Sedang Lakukan Sikap Tobat
Dalam video tersebut pengarah dari rekonstruksi memerintahkan Mario Dandy untuk melakukan adegan selebrasi.
Sontak para penonton bersorak menyudutkan Mario Dandy sebagai tersangka.
Ini merupakan hukuman sosial bagi tersangka yang sudah tega melakukan tindak kekerasan.
“Kemudian adegan selanjutnya dilakukan dilanjutkan dengan selebrasi yang dilakukan oleh MDS,” kata pengarah rekonstruksi.
Mario Dandy diarahkan untuk melakukan selebrasi dan kemudian diharuskan untuk mematung setelahnya agar bisa diambil dokumentasi.
Penonton tidak berhenti bersorak selama Mario Dandy melakukan reka adegan yang selama ini membuat publik geram.
Rekonstruksi adegan ini dilakukan berulang kali karena Mario Dandy salah memposisikan dirinya saat reka adegan.
Reka adegan juga dihadiri oleh tersangka Shane Lukas namun tidak dihadiri oleh anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku AG.
Baca Juga: Fakta Baru! Ternyata AG yang Pertemukan Mario Dandy dengan David Ozora Sebelum Penganiayaan Terjadi
Ayah David, Jonathan Latumahina yang mengikuti perkembangan proses hukum tersangka Mario Dandy, Shane Lukas dan pelaku AG turut berkomentar pada akun Twitternya.
“Udah bisa nunduk ya, coba dongak lagi kepalanya pen liat,” ketik Jonathan pada akun @seeksixsuck.
Jonathan menuliskan hal tersebut karena melihat Mario Dandy yang menunjukkan gestur berbeda pada saat rekonstruksi dan konferensi pers.
Pada konferensi pers, Mario Dandy terlihat berdiri tegak dan mengangkat dagunya melihat kepada awak media sedangkan pada saat rekonstruksi ia terlihat tertunduk saat berjalan di Perumahan Green Permata Residence, Jakarta.
Jonathan Latumahina juga kerap kali mengunggah perkembangan David di Twitternya dari mulai putranya masih koma hingga sudah sadarkan diri tapi masih dalam emosi yang tidak stabil.***