AYOJAKARTA.COM - Dolfie Rompas selaku pengacara Mario Dandy Satrio dalam kasus penganiayaan David mengaku mendapatkan teror melalui pesan WhatsApp.
Menurut pengakuannya, teror mulai didapatkan semenjak kekasih Mario Dandy yaitu AG ditetapkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku.
Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @jayalah.negriku pada Sabtu (11/3/2023), ada nomor tidak dikenal yang mengirimkan pesan dan dianggap sebagai teror oleh Dolfie Rompas.
“Kami mendapat semacam teror. Jadi ada sms-sms yang masuk ke kami yang nomor tidak kami kenali baik ke saya dan ke tim saya, rekan saya Basri ya,” kata Dolfie Rompas.
Baca Juga: Tak Patut! Terungkap AG Sempat 'Sebat' di Depan David Ozora yang Sedang Lakukan Sikap Tobat
Dengan tegas Dolfie Rompas menyampaikan untuk jangan ada yang melakukan teror kpada pihaknya.
Ia memberikan saran agar mengikuti proses hukum yang sedang berjalan saja.
Ketika dicecar oleh media seperti apa teror yang didapat, Dolfie Rompas mengaku tidak ada kata-kata kasar yang didapatkannya.
Namun ketika didesak oleh media untuk menunjukkan bukti otentik, rekan dari Dolfie Rompas yaitu Basri menunjukkan satu pesan yang berbunyi “Apakah Anda sibuk sekarang?”.
Pihak dari Dolfie Rompas hanya bisa menunjukkan satu pesan saja, hal ini berbeda dengan apa yang dikatakannya kepada media bahwa telah menerima beberapa teror sms.
Menanggapi hal tersebut netizen pun menjadi geram, pasalnya di mata publik Dolfie Rompas adalah pengacara yang membela orang yang bersalah.
Diketahui bahwa klien dari Dolfie Rompas yaitu Mario Dandy telah melakukan penganiayaan kepada David hingga menyebabkan korban terbaring koma di rumah sakit dalam waktu yang cukup lama.
“Nggak usah lebay mas, resiko pekerjaan! Apa lagi membela orang bersalah,” ketik @bambangsangs***.
“Ya masalahnya ya ente bela orang yang sudah berbuat sadis, hati nurani aja lah dipake jangan cuma karena duit, cari klien lain aja mendingan,” ketik @grey_xpan***.
“Wajar lah kaau ada teror gitu untuk pelaku si Mario, manusiawi. Noh lihat anak orang setengah mati berjuang hidup gara-gara kelakuan dia,” ketik @canzer***.
“Pansos biar sering diliput, kenapa nggak dilapor? Jangan-jangan yang ngirim teror orang suruhan yang dikenal,” ketik @scorg***.
Dolfie Rompas mengaku belum berniat melaporkan teror yang ia alami kepada pihak berwajib.***