AYOJAKARTA.COM – Kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara menjadi perhatian bagi pemerintah.
Tatanan di kawasan tersebut harus dilakukan pembenahan demi menjaga keselamatan warga di sekitar Kawasan Depo Plumpang tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo meminta Menteri BUMN Erick Thohir dan pejabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono agar segera mencari solusi permasalahan Depo Plumpang.
Baca Juga: Gempa Terkini! BMKG: Guncangan Gempa M 5,3 Terjadi di Wilayah Tanggamus, Lampung
“Saya sudah perintahkan kepada Menteri BUMN dan juga (PJ) Gubernur DKI untuk segera mencari solusi dari kejadian yang terjadi di Plumpang,” ujar Jokowi dikutip ayojakarta.com melalui YouTube KOMPASTV, Selasa (7/3/2023).
Menurutnya zona di dekat Depo Plumpang memang seharusnya menjadi zona air baik itu bisa dibuat sungai untuk melindungi objek vital yang dimiliki.
Karena barang-barang dalam Depo Pertamina Plumpang tersebut berbahaya jika berdekatan dengan masyarakat apalagi dekat dengan pemukiman penduduk.
Wakil Presiden Maruf Amin juga turut memberikan tanggapan terkait kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang.
Ia berharap Depo Pertamina di Plumpang bisa dipindahkan mengingat alasan keamanan yang menjadi dasarnya.
Wapres Maruf Amin menyebut Depo Pertamina bisa direlokasi ke Kawasan Pelabuhan Pelindo.
“Saya berharap supaya Depo ini supaya lebih aman itu bisa direlokasi di Pelabuhan di daerah Pelindo, saya kira begitu,” ujar Maruf Amin.
“Dan kemudian daerah ini nanti akan ditata ulang supaya lebih teratur, lebih baik, dan aman dan memenuhi persyaratan sebagai satu daerah yang berada di wilayah Ibukota,” imbuhnya.
Berbeda pendapat dengan Wapres Maruf Amin, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan secara tegas menyatakan bahwa warga lah yang seharusnya direlokasi.
Bukan Pertamina yang harus direlokasi tetapi warga di sekitar Depo Plumpang yang harus direlokasi.
“Jangan dibalik ya, jangan dibalik. Plumpang itu sudah dibuat di sana, ada daerah kosong atau buffer zone,” tegas Luhut.
“Jangan ini (Depo) yang disuruh pindah, orang yang tidak berhak disitu yang harus pindah,” imbuhnya.
Menurutnya pemerintah mungkin akan lagi mengkaji terkait kebakaran Depo Plumpang tersebut yaitu bisa dengan memberikan kompensasi atau dibangunkan bangunan untuk tempat tinggal.
Tetapi hal tersebut tidak boleh terulang kembali adanya izin di sekitar Depo Pertamina karena terkait dengan keselamatan warga sekitar.
Baca Juga: Terungkap! Aldilla Jelita Sudah Layangkan Cerai 2 Kali kepada Indra Bekti, Alasannya Karena...
Sebelumnya terjadi kebakaran hebat yang melanda Depo Pertamina Plumpang di Jalan Tanah Merah Koja, Jakarta Utara, pada Jumat malam (3/3/2023).
Akibat kebakaran tersebut rumah-rumah di dekat Kawasan Depo Plumpang ikut terbakar dan menewaskan sekiranya 19 warga serta puluhan warga luka-luka.
Sementara ratusan warga lainnya harus mengungsi ke sejumlah lokasi yang lebih aman.***