AYOJAKARTA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa Depo Pertamina Plumpang akan dipindah ke Tanah Pelindo untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat setelah kebakaran hebat terjadi di Depo BBM Plumpang pada awal Maret 2023.
Namun, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berpendapat bahwa yang harus pindah dari lokasi adalah masyarakat, bukan Depo Pertamina.
Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa zona sekitar Depo Pertamina Plumpang merupakan zona bahaya dan seharusnya tidak dihuni oleh masyarakat.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) tersebut menyoroti fakta bahwa area Plumpang awalnya dirancang sebagai area kosong untuk menampung Depo Pertamina yang menampung 291.889 kiloliter BBM untuk didistribusikan.
"Jangan diibalik plumpang itu sudah dibuat disana ada daaerah kosong untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan, jadi jangan Depo Pertamina yang disuruh pindah justru orang yang tidak berhak disana yang harus pindah," Ujar Kemenko Marves Luhut Binsard= dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV.
Luhut juga merasa kesal dengan pihak yang memberikan izin untuk warga untuk tinggal di sekitar Depo Pertamina Plumpang.
Namun sebaliknya, Erick Thohir berpendapat bahwa Depo Pertamina Plumpang harus direlokasi ke tanah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.
Meskipun ada perbedaan pendapat antara dua menteri ini, pemerintah tetap mencari solusi atas tragedi kebakaran hebat di Depo Pertamina Plumpang yang merugikan banyak pihak dan menimbulkan korban jiwa.
Keputusan akhir terkait pemindahan Depo Pertamina Plumpang masih akan ditentukan oleh pemerintah setelah melalui serangkaian pertimbangan dan evaluasi.
Kebakaran hebat melanda Depo Pertamina Plumpang, di Jalan Tanah Merah Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/03) malam.
Baca Juga: Masih Bingung Fitur Proxy WhatsApp Buat Apa? Berikut Pengertian dan Cara Penggunaan
Total 19 orang meninggal dan puluhan luka-luka, sementara ratusan warga setempat harus mengungsi ke sejumlah lokasi.
Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara membuat tata ulang di kawasan tersebut mendesak dibenahi demi keselamatan warga sekitar.