AYOJAKARTA.COM - Deddy Corbuzier tutut menyoroti kasus penganiayaan anak pejabat pajak, Mario Dandy terhadap David anak pengurus pusat GP Ansor.
Deddy ikut marah dengan perilaku daripada Mario Dandy yang dinilainya sok jagoan lantaran latar belakang dari jabatan orang tuanya, yakni pejabat pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Mario Dandy adalah anak dari pejabat pajak bernama Rafael Alun Trisambodo.
Bahkan dalam kanal YouTubenya Close on the door, Deddy mengecam tindakan gaya hidup mewah dan pamer harta seperti yang dilakukan oleh Mario Dandy di media sosial.
Pasalnya Mario Dandy memang kerap dikenal pamerkan harta kekayaannya seperti mobil Rubicon dan motor Harley Davidson yang ditungganginya itu nilainya mencapai miliaran rupiah.
Mantan mentalist kondang tersebut kemudian membandingkan anak-anak pejabat lainnya yang hidupnya sederhana tak seperti Mario Dandy.
"Tapi kalau anak orang lainnya seperti apa? ada Putri Tanjung juga gak pernah nyombong-nyombongin itu anaknya pak CT (Chairul Tanjung) lo, gue kenal pakaiannya juga sederhana, mobilnya biasa, gak pernah tuh begitu," kata Daddy
Ia bahkan juga mengaku mengenal anak dari Jaksa Agung RI Burhanuddin, Deddy mendeskripsikan anak dari pejabat tersebut memiliki gaya hidup yang sederhana tidak seperti apa yang dilakukan oleh Mario Dandy.
"Saya kenal dengan anaknya jaksa agung pak Burhannudin wah lebih sederhana lagi, mobilnya aja kalo saya lihatin kadang-kadang agak kasian," kata dia.
Melihat fakta tersebut, Deddy kemudian menyimpulkan bahwa apa yang salah pada diri Mario Dandy itu bukanlah ia yang terlahir dari keluarga yang kaya raya.
Namun, menurutnya hal yang bermasalah adalah pola asuh dan didikan orang tua Mario Dandy tersebut kepada anaknya.
"Jadi yang salah ini bukan karena lahir lalu punya jabatan, lalu anaknya jadi kayak begitu, enggak, ini yang salah orang tuanya gak ngajarin anaknya dengan benar," ucap Deddy Corbuzier.
Lebih lanjut, Deddy pun mengomentari pendapat dari netizen terkait seorang anak yang terlahir dari keluarga berkecukupan.
Pasalnya warganet menilai anak seperti Aska, Putri Tanjung, dan anak Jaksa Agung tersebut tidak akan kaget dengan hidup kaya raya sebab dari kecil sudah terpenuhi keinginannya.
"Orang-orang kan bilang Aska, Putri Tanjung, anaknya pak jaksa agung dan sebagainya itu udah gak kaget dengan barang-barang mahal karena dari kecil hidupnya sudah enak karena dia mau apa aja juga ada. Jadi gak kaget, kan gitu kan alasanya," ujar dia.
Sekali lagi, Deddy menekankan bahwa dalam kasus ini, ia sangat menyalahkan bagaimana cara didik dan pola asuh orang tua daripada Mario Dandy sehingga sang anak memiliki sifat yang arogan dan congkak.
"Yang salah bukan harta orang tuanya, tapi didikan orang tuanya," kata Deddy.***