News

Gagal Jadi Penghuni Lapas Salemba, Richard Eliezer Balik ke Rutan Bareskrim Sebab Ada Ancaman Nyata?

Oleh: Winna Anaziah Selasa 28 Feb 2023, 16:27 WIB
Richard Eliezer saat sidang kode etik Polri.(Tangkap Layar YouTube KOMPASTV)

 

AYOBANDUNG.COM -- Terpidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Richard Eliezer atau Bharada E gagal menjadi penghuni Lapas Salemba.

Setelah sebelumnya Richard Eliezer dikabarkan pindah dari Rutan Bareskrim ke Lapas Salemba pada 27 Februari 2023.

Namun dihari yang sama, dan belum 24 jam Richard Eliezer atau Bharada E kembali ke Rutan Bareskrim.

Baca Juga: Waspada Trending Topic Ariel Tatum di Twitter! Ternyata Postingannya Mengarah ke Link Berbahaya Ini

Lantas, apa alasan mantan anak buah Ferdy Sambo tidak jadi ditempatkan di Lapas Salemba?

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias mejelaskan hal tersebut, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Selasa, (27/2/2023).

Menurut pernyataan Susilaningtias, Bharada E mempunyai hak dipisahkan dari tahanan yang lain.

“Pertama Richard Eliezer sebagai justice collaborator punya hak untuk dipisah baik itu tahanan maupun pelaksanaan menjalankan hukuman sebagai narapidana dan warga binaan pemasyarakatan,” ungkap Susilaningtias.

Baca Juga: Belum Sadarkan Diri dan Masih Koma, Kondisi Terkini David Diungkap oleh Sang Ayah: Progresnya sangat Positif

Dikatakan Wakil Ketua LPSK, meski pria yang biasa disapa Icad itu berada di Rutan Bareskrim, namun statusnya tetap menjadi tahanan Lapas Salemba.

“Kemudian kami pilih Rutan Bareskrim yang kami sudah kerja sama dengan Rutan Bareskrim selama ini,” jelas Susilaningtias.

Salah satu faktor yang menjadi pertimbangannya yakni, soal keamanan Richard.

Baca Juga: Reza Indragiri Prihatin Klub Moge Dirjen Pajak Dibubarkan: Kemenkeu Tak Punya Sistem Endus Kekayaan, Cuma…

Terlebih setelah divonis ringan oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan, Eliezer karena pertimbangan potensi ancaman.

“Faktor pertimbangan keamanan juga, sehingga kami memutuskan, dan Richard juga keputusannya berkaitan dengan penempatan tersebut sehingga di dipindahkan ke Rutan Bareskrim,” tutur Susilaningtias

“Ada beberapa pertimbangan seperti potensi ancaman dan sebagainya,” lanjutnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, LPSK sudah berdiskusi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kejaksaan.

Baca Juga: Lagi-lagi Mbanking Tak Berfungsi! BCA Mohon Maaf Atas Kendalanya dan Minta Pelanggan untuk Lakukan Hal Ini

“Kita sudah diskusi dengan Dirjen Pas dan Kejaksaan terkait dengan penempatan di Lapas Salemba ada pertimbangan lainnya yang berkaitan dengan potensi ancaman tadi,” tegas Susi.

Lebih lanjut, LPSK menjelaskan bahwa di Lapas Salemba ada ruangan khusus, akan tetapi yang terpenuhi keamanannya hanya di Rutan Bareskrim.

“Ada sebenarnya (ruang tahanan khusus) tetapi salah satu pemenuhannya bisa dilakukan di Rutan Bareskrim,” pungkas Susilaningtias.***

 

 

Reporter Winna Anaziah
Editor Irma Joanita