AYOJAKARTA.COM –- Terkuak fakta mengejutkan soal AG, gadis 15 tahun yang terseret dalam kasus penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor bernama David.
Nama AG mendadak ramai diperbincangkan publik usai viralnya tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh kekasihnya yakni Mario Dandy Satrio.
Sosok AG ini disebut-sebut sebagai pemicu dan penghasut utama hingga akhirnya terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio kepada David.
Bermula dari AG yang mengadu ke Mario Dandy jika dirinya mendapat perlakukan tak senonoh dari sang mantan yang tak lain adalah korban atau David.
Tak hanya sampai disitu, AG juga diduga sangat terlibat dalam kasus tersebut karena ia disebut-sebut membuat jebakan bagi David.
Ia menghubungi David dengan dalih ingin mengembalikan kartu pelajar dan meminta share loc.
Rupanya AG datang bersama dengan Mario Dandy dan temannya kemudian langsung membawa David ke gang kosong.
Disitulah Mario David melancarkan aksinya menganiaya David hingga terkapar dan koma.
Baca Juga: AG Dituding Tega Selfie dengan David Usai Dianiaya Mario Dendy, Kuasa Hukum Beri Pembelaan
Bahkan usai penganiayaan tersebut, dikabarkan AG sempat selfie di atas tubuh David yang sudah koma.
Video penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David juga telah tersebar luas di berbagai media sosial.
Tabiat AG dibongkar netizen
Dikutip AyoJakarta.com, sebuah akun Twitter @tanyakanrl membongkar fakta mengejutkan soal AG.
“Tanyarl AG AG, 15 tahun luuu kasian keluarganya uy. Cr: dari base & teman gerejanya.”, tulis akun Twitter @tanyakanrl tersebut.
Baca Juga: Geger! Netizen Samakan Sosok AG dengan Putri Candrawathi: Penyebab Hancurnya Institusi
Diketahui, rupanya tabiat masa lalu AG disebutkan bahwa ia adalah seorang anak angkat yang memiliki kepribadian yang kurang baik.
Bahkan dari akun Twitter tersebut diketahui jika AG memiliki sifat yang suka playing victim sejak SD karena terlalu dimanja.
“AG…AG kasihan mama papa lo, ya gimana ya terlalu di manja padahal jatuhnya cuma anak angkat, sekarang papanya mungkin syok anaknya yang disayangin ternyata berbanding terbalik, di tambah dari SD tuh ya gini kasusnya sama juga suka playing victim.” Informasi yang tertulis dalam unggahan Twitter @tanyakanrl.***(Dyah Arum Ratri)