AYOJAKARTA.COM - Rafael Alun Trisambodo, ayah dari Mario Dandy Satrio yang melakukan penganiayaan kepada David, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena perbuatan sang anak sudah merugikan orang lain.
"Saya Rafael Alun Trisambodo, orang tua dari Mario Dandy, dengan ini menyampaikan permintaan maaf kepada Mas David dan keluarga besar Bapak Jonathan, keluarga besar PBNU dan keluarga besar GP Ansor dikarenakan perbuatan putra saya telah menyebabkan luka serius dan trauma yang mendalam," katanya.
Namun permintaan maaf tersebut juga direspons oleh keluarga David seperti yang diunggah Nong Andah Darol Mahmada dalam akun Twitter miliknya, @nongandah pada Jumat (24/2).
Baca Juga: Debt Collector Perampas Mobil Clara Shinta, Polisi: 7 Orang Ditetapkan Tersangka dan 4 Buron
"Mohon doanya ya teman2 khususnya buat David agar bisa cepat sadar dan bangun, juga buat Jow @seeksixsuck, amel dan keluarga agar tetap kuat dan sabar, " kata Nong Andah Darol Mahmada yang dikutip Ayojakarta.com.
Nong Andah Darol Mahmada mengungkapkan bahwa dirinya saat ini berada di rumah sakit tempat David dirawat. Ia juga menjelaskan bahwa keadaan David saat ini masih terbilang lemah dan dalam keadaan koma.
Lantas Nong Andah menyapa ayah David, Jonathan, dan menanyakan bagaimana keadaannya.
"Mohon doanya supaya David diberikan kesembuhan seperti sedia kala mudah-mudahan kita bisa melewati tahap masa kritisnya ini, doain ya," kata ayah David di awal tanggapannya.
"Untuk kasus hukumnya gimana Jow?" tanya Nong Adah.
Menurut Jonathan terkait kasus hukum yang kini tengah berjalan dan kini tengah ditangani oleh LBH Anshor.
"Kasus hukum tengah ditangani oleh LBH Anshor," katanya.
Atas kejadian tersebut kedua orang tua Mario Dandy Satrio diakui oleh Jonathan telah mendatangi dirinya untuk menyampaikan permintaan maaf.
"Kemarin, hari Selasa dan semalam,"jelas Jonathan.
Kemudian Jonathan menolak dengan tegas bantuan pengobatan yang diberikan keluarga Mario Dandy Satrio.
"Kita nggak butuh bantuan dia, kita akan sembuhkan David sendiri. Kalau nanti ada urusan lainya nanti diselesaikan di pengadilan saja." ungkap Jonathan yang dikutip pada Jumat (24/2).
Oleh karena itu, saat ini keluarga fokus pada kesembuhan David, Jonathan pun meminta doa untuk kesembuhan sang anak yang kini masih terbaring tak sadarkan diri di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada.
Meskipun sebelumnya Jonathan sudah membuat pernyataan di mana ia sudah memaafkan kejadian yang menimpa anaknya. Tapi ia tetap meminta proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf. Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir. Kita punya tanggung jawab masing2, mohon doanya sampai saat ini David belum siuman," tulis @seeksixsuck dalam akun Twitter-nya.
Selanjutnya Nong Andah masuk ke ruang ICU David dan melihat kondisinya bersama Jonathan. Lalu ia juga mengungkapkan bahwa menteri agama ingin mengajak David pergi umroh.
"Barusan masuk ke dalam ICU melihat langsung kondisi david menemani Jow @seeksixsuck yg membisikkan pesan GusMen @YaqutCQoumas kalo David sembuh akan umroh bareng GusMen. Semoga harapan Gusmen terpenuhi, doa kita semua David sembuh kembali, "
"Saya liat wajah david tenang bgt meski bekas pukulan di pipinya masih terlihat nyata. Ketika Jow @seeksixsuck membisikkan ke telinga david pesan dari GusMen @YaqutCQoumas bibir david spt bergerak2 gitu. Semoga ini pertanda David akan cepat bangun & sadar kembali, amin yra, "
"David, ayo bangun nak, semua menunggumu," kata Nong Andah setelah melihat kondisi David.***