News

Viral Anak Autis Dijepit di Selangkangan saat Terapi di RS, Polisi Buru Identitas Pelaku

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 16 Feb 2023, 05:47 WIB
Sebuah video viral di media sosial dugaan aksi kekerasan terhadap seorang anak autis, diduga hal tersebut dilakukan oleh terapis.

AYOJAKARTA.COM — Sebuah video viral di media sosial anak autis Dijepit.

Dugaan aksi kekerasan terhadap seorang anak pengidap autisme tersebut diduga hal tersebut dilakukan oleh terapis pria berinisial RF.

Dalam rekaman video yang diunggah oleh @diaryuwais di kanal YouTube, terlihat seorang anak mengenakan kaos hitam dijepit di daerah selangkangan pria yang diduga seorang terapis RS mengenakan kaos berwarna kuning.

Melalui video yang tersebar di media sosial tersebut, polisi kini akan melakukan penyidikan lebih dalam.

Baca Juga: Vonis Akhirnya Jatuh, Richard Eliezer Berpeluang Besar Kembali Jadi Polisi karena Hal Ini

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan bahwa dugaan kekerasan yang dilakukan terapis kepada anak tersebut sudah dalam penyidikan lebih lanjut. 

"Dalam pelaksanaan terapi di dalam video yang viral, ternyata ada tindakan-tindakan yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak," ungkap Ahmad Fuady, dilansir dari laman PMJ News pada Kamis, 16 Februari 2023.

Berdasarkan rekaman tersebut, Ahmad mengungkapkan bahwa jelas sang anak dalam video itu merasa kesakitan sampai meronta-ronta.

Baca Juga: Media Asing Ramai Beritakan Vonis Ferdy Sambo: Mantan Polisi Dapat Hukuman Mati Atas Pembunuhan Pengawalnya!

"Dari video yang viral jelas si anak merasa kesakitan, meronta-ronta, sampai kakinya terangkat," imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya akan lebih lanjut menyelidiki dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak tersebut.

Ahmad juga mengatakan bahwa perbuatan itu bisa dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Ya, ini akan juga kita lakukan penyelidikan siapa terapis tersebut, siapa identitasnya, dan langsung kita minta untuk diperiksa," ujarnya.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Tedi Rukmana