AYOJAKARTA.COM - Sidang vonis terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo akan digelar pada hari senin ini (13/02/2023).
Kedua orang tua Brigadir Yosua telah tiba di Jakarta untuk menghadiri persidangan dan meminta untuk duduk di barisan paling depan.
Ternyata alasan keduanya meminta untuk duduk paling depan adalah karena ingin fokus dan mencermati penjelasan dan putusan dari majelis hakim.
Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, Ibu Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak sampaikan alasan dirinya dan suami meminta duduk paling depan saat hadiri sidang vonis.
Dirinya mengatakan dari Jambi ke Jakarta meminta duduk paling depan agar fokus mendengarkan keputusan Hakim.
“Untuk permintaan atau permohonan duduk paling depan agar kami betul-betul fokus mendengarkan penjelasan atau keputusan daripada Hakim,” ujar Rosti.
Saat ditanya, harapan vonis yang dijatuhkan untuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, kedua orang tua Yosua berharap Sambo dikenakan hukuman maksimal pada pasal 340 pembunuhan berencana.
Mereka menganggap bahwa Ferdy Sambo adalah aktor intelektual dalam kasus pembunuhan Yosua.
Sedangkan Putri merupakan penyuluh masalah yang menyebabkan terjadinya pembunuhan tersebut.
Tidak hanya menyampaikan harapannya, Ibu Brigadir Yosua juga terlihat sempat berdoa sambil memegang foto almarhum Yosua.
Dirinya mengungkap sangat berduka dengan kehilangan Yosua dan hanya bisa berdoa dan berharap pada Tuhan.
“Untuk curahan hati seorang ibu tentu sangat-sangat duka yang berat karena harapan kami satu-satunya adalah berdoa dan berharap kepada Tuhan,” ujarnya.
Rosti juga curhat bahwa dirinya bersedih karena saat ini tidak bisa memeluk anaknya yang masih bernyawa.
“Memeluk foto anak saya karena hanya fotolah yang bisa saya peluk, tidak bisa lagi anak saya secara bernyawa bisa saya peluk,” ungkapnya dengan suara pilu.
Dirinya berharap melalui pelukan itu, Tuhan Maha Melihat dan Maha Mengetahui Kerinduan dan harapannya.***