News

Soroti Ketidakadilan Dipertontonkan di Publik, Kamaruddin Simanjuntak Tak Sudi: Negara Dikutuki Rakyat Sendiri

Oleh: Putri Ratnasari Minggu 12 Feb 2023, 08:13 WIB
Soroti Ketidakadilan Dipertontonkan di Publik, Kamaruddin Simanjuntak Tak Sudi: Negara Dikutuki Rakyat Sendiri

AYOJAKARTA.COMKamaruddin Simanjuntak bicara soal ketidakadilan hukum.

Terlebih di Indonesia, ketidakadilan dipertontonkan di publik hingga buat Kamaruddin Simanjuntak berang.

Bahkan, Kamaruddin Simanjuntak membawa beberapa kasus ketidakadilan hukum ke hadapan Mahfud MD.

Baca Juga: Layakkah Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati? Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Alasan Hakim Harus Hukum Berat

Korban ketidakadilan hukum ini dihadapkan langsung pada Menkopolhukam oleh Kamaruddin Simanjuntak.

"Sekaligus saya bawa beberapa sampel-sampel kejahatan hukum, saya bawa korbannya untuk menghadap beliau," ucapnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTV pada Minggu (12/2/2023).

Hingga terungkap janji dari Mahfud MD soal hal ketidakadilan kasus yang ditanganinya.

Baca Juga: Tebak-tebak Buah Manggis Isi Buku Hitam Ferdy Sambo Ala Kamaruddin Simanjuntak: Katanya Bisa Bikin Heboh

Bahkan ia berjanji akan ikut memperbaiki kasus hukum ini.

"Beliau berjanji akan membenahi sistem hukum secara nasional ," ucap Kamaruddin Simanjuntak.

"Dan mengajak kita untuk memperbaiki hukum di negara ini," tambahnya.

Baca Juga: Pasang Badan untuk Richard Eliezer, Kamaruddin Simanjuntak Lantang Sarankan Jaksa Agung dan Jampidum Diganti!

Namun ia mengungkapkan soal ketakutannya pada ketidakadilan hukum tersebut.

Terlebih hal-hal seperti ini kerap diperlihatkan pada publik.

Sehingga rakyat akan mengutuki negaranya sendiri.

Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Harusnya Sosok Ini yang Kena Hukuman Paling Berat!

"Kalau ketidakadilan itu terus dipertontonkan, maka negara ini akan dikutuki oleh rakyatnya sendiri," jelasnya.

"Pemerintah akan dikutuki, maka terkutuklah negara ini," tambahnya.

Ia bahkan menegaskan jika dirinya tak sudi jika Indonesia menjadi negara yang seperti ini.

"Saya tidak sudi!," tandasnya menegaskan.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Desi Kris