AYOJAKARTA.COM - Brigjen Pol Purn Sunarjono, ayah Baiquni Wibowo turut buka suara atas kasus yang melibatkan putra kebanggannya.
Ayah Baiquni Wibowo juga turut sedih melihat keadaan putranya yang dulu seorang perwira polisi saat ini menjadi seorang terdakwa dalam kasus perintangan penyidikan.
Sebagai seorang ayah sekaligus purnawirawan, Brigjen Pol Purn Sunarjono juga turut kecewa atas apa yang menimpa anaknya karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv pada Sabtu 11 Februari 2023 berikut ulasannya.
“Ya pasti sedihlah mbak, tidak sesuai dengan harapan saya kan. Saya sebagai purnawirawan dia sebagai orang yang meneruskan, kalau sampi dia melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan saya kecewa pasti ada, sedih ada,” kata Brigjen Pol Purn Sunarjono.
“Tapi saya kan hanya berusaha aja untuk melakukan pembelaan sesuai ketentuan,” pungkasnya.
Brigjen Pol Purn Sunarjono menyebutkan bahwa sebelumnya sang anak menjadi seorang polisi atas dasar kemauannya sendiri.
Tanpa ada campur tangan olehnya, terdakwa obstruction of justice ini memulai kariernya sebagai seorang polisi.
Seperti yang dikatakan oleh Baiquni Wibowo dalam persidangan, bahwa ayahnya selalu memberikan pesan untuk selalu menjadi seorang polisi yang tidak suka memeras atau memakan rezeki orang lain.
Dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua, ayah Baiquni Wibowo merasa tidak takut bahkan berani menghadapi jika ada ancaman dari pihak Ferdy Sambo atas kekuasaannya.
Ayah Baiquni Wibowo juga menyebut bahwa saat ini kejujuran dan kepercayaan itu mahal.
“Saya si nggak ada takutnya, kalau ada yang ngancam saya hadapinlah, memang kejujuran dan kepercayaan itu kan susah mbak dan mahal,” kata Brigjen Pol Purn Sunarjono.
Sang ayah tetap berharap bahwa anaknya dapat meneruskan cita-citanya sebagai perwira polisi.
“Harapan saya kan pengen meneruskan kaya saya, yang tadi saya bilang kalau jadi polisi, jadilah polisi yang baik itu harapan saya, dia sebagai peneruslah,” ujarnya.***