AYOJAKARTA.COM--Dahsyatnya gempa bumi yang terjadi di Turki memakan korban jiwa lebih dari 7 ribu orang dan masih terus bertambah pendataannya.
Sumber utama gempa Turki berasal dari Sesar Anatolia Utara dan Sesar Anatolia Timur. Menurut catatan sejarahnya sesar ini memang berpotensi menyebabkan gempa berkekuatan lebih dari Magnitudo 7.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @daryonobmkg (8/2/2023), Sesar Anatolia Timur memiliki lokasi di persimpangan 3 lempeng yaitu Lempeng Anatolia, Lempeng Arab, dan Lempeng Afrika.
Lempeng Anatolia yang ditekan oleh Lempeng Arab ke arah baratlaut ini mengakumulasi tegangan kulit bumi hingga pada akhirnya melepaskan energi berkekuatan besar yang mengakibatkan gempa dahsyat.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami,BMKG Daryono telah menganalisis apa saja penyebab gempa Turki yang memiliki sifat sangat merusak.
Daryono menyebutkan ada 5 alasan gempa yang terjadi di Turki pada Senin (6/2/2023) sangat merusak, yaitu :
- Gempa yang terjadi di Turki memiliki kekuatan yang besar yaitu hingga 7,8 Mangnitudo.
- Sumber gempa Turki berasal dari kerak dangkal.
- Ada 3 gempa dengan kekuatan besar yang berturut-turut terjadi yaitu dengan kekuatan M7.8, M6.7, dan M7.5.
- Gempa terjadi pada pagi hari yaitu pukul 4 dini hari sehingga sebagian besar warga Turki dalam keadaan masih tertidur di rumahnya, hal ini menyebabkan warga tidak sadar akan adanya gempa yang datang.
- Pusat gempa Turki dikelilingi oleh 4 kota besar yang padat penduduk, yaitu Gaziantep, Kahramanmaras, Pazarcik, dan Nurdagi
Gempa berkekuatan besar ini mengguncang Turki dan juga Suriah, akibatnya seluruh segmen di zona Sesar Anatolia Timur pecah di semua bagiannya dan kemudian memicu munculnya rentetan gempa susulan.
Gempa susulan yang terjadi bersifat sangat merusak dan juga mematikan. Bahkan gempa susulannya mendeliniasi segmen patahan dengan panjang 300 km.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com, berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Kedaruratan Turki (AFAD), telah tercatat gempa susulan lebih dari 200 kali.
Rentetan gempa yang terjadi menyebabkan setidaknya 5.775 bangunan ambruk yang tersebar di 10 provinsi di Turki.
Data tersebut belum termasuk bangunan yang berada pada Suriah. Wilayah yang memiliki dampak paling parah berada di Pazarck, Elbistan, dan Turkoglu yang merupakan bagian dari Provinsi Kahramanmaras.***