News

Jangan Salah, Gempa Bumi Tidak Hanya Berbahaya dan Merugikan Saja Tapi Ada Manfaat di Baliknya

Oleh: Awit Wiarni Selasa 07 Feb 2023, 21:40 WIB
Jangan Salah, Gempa Bumi Tidak Hanya Berbahaya dan Merugikan Saja Tapi Ada Manfaat di Baliknya

AYOJAKARTA.COM – Bencana alam gempa bumi merupakan fenomena alam yang sangat mengerikan jika dilihat dari dampak kerusakannya, tapi di balik itu ternyata terdapat manfaat.

Semakin besar kekuatan dari gempa bumi maka akan menimbulkan kerusakan yang besar pula dan juga korban jiwa yang tidak sedikit.

Seperti gempa bumi yang baru saja terjadi di Turki pada Senin (6/2/2023) yang memakan lebih dari 2 ribu korban jiwa dan kerugian materi berupa rusaknya bangunan.

Baca Juga: Geger Syarifah Fans Sambo Dituding Sebagai Orang Suruhan dengan Kepentingan Tertentu, Ini Jawaban Tegasnya!

Sama halnya dengan gempa dangkal berkekuatan besar yang terjadi di Cianjur pada bulan November 2022 lalu.

Hal yang membuat gempa bumi lebih membahayakan adalah belum ada alat atau teknologi yang bisa memprediksi kapan akan terjadinya gempa dan seberapa kuat gempa yang akan datang.

Dilansir AyoJakarta.com dari laman antariksa.republika.co.id (7/2/2023), para peneliti tidak hanya melihat gempa bumi hanya sebagai bencana alam saja.

Melalui gempa bumi para peneliti dapat mengetahui banyak hal yang berhubungan dengan bumi, salah satunya adalah lapisan geologisnya.

Informasi tersebut didapatkan oleh para ahli melalui pendeteksi kecepatan gelombang seismik. Para peneliti bisa mengetahui perihal komposisi lapisan bumi, suhu, dan juga tekanan materialnya.

Baca Juga: Viral! Foto Anak Kecil Diduga Korban Gempa Turki-Suriah yang Menyayat Hati Ternyata Palsu

Menurut Woods Hole Oceanographis Institution, proses tektonik bumi yang terekam karena adanya gempa bumi dapat membantu para ilmuwan untuk bisa meningkatkan perhitungan mengenai kemungkinan peristiwa seismik yang akan terjadi di patahan penyebab gempa.

Sebenarnya gempa yang terjadi di permukaan bumi jauh lebih banyak daripada yang diketahui karena tidak semua gempa dapat dirasakan.

Hanya gempa dengan kedalaman tertentu dan dengan kekuatan tertentu saja yang dapat dirasakan oleh manusia.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dalam satu tahun ada sekitar 20.000 gempa bumi yang terjadi atau sama dengan sekitar 55 gempa perharinya.

Baca Juga: Momen Ayu Ting-Ting dan Boy William Ngobrol Pakai Bahasa Korea, Benarkah Takut Kemesraannya Ketahuan Bilqis?

Menyadari bahwa gempa bumi tidak bisa dicegah maka manusia lebih memilih untuk mempersiapkan diri ketika gempa itu datang kapan saja pada waktu yang tidak terkira.

Hal-hal yang bisa manusia lakukan untuk menghadapi gempa salah satunya adalah dengan menggunakan infrastruktur yang tahan akan gempa.

Karena sesungguhkan gempa bumi tidak membunuh orang, tapi bangunanlah yang menyebabkan adanya korban jiwa.

Baca Juga: Jelang Sidang Vonis Ferdy Sambo, Pihak Keluarga Muncul di Media: Kami Mohon dengan Sangat Jangan Dihukum Berat

Setelah para ahli meneliti adanya patahan aktif di suatu daerah maka pemerintah setempat akan menentukan zonasi daerah –daerah yang dianggap berbahaya untuk hunian.

Pada wilayah yang ancaman gempanya tinggi maka dianjurkan untuk membangun bangunan dengan standar tertentu yang sudah ditetapkan untuk menahan guncangan gempa.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Jinan Vania Barizky